Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Vandalisme Rasis Merusak Sekolah Bersejarah Orang Kulit Hitam di Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Oktober 2016 05:47 5:47 am
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Oktober 2016 05:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Bangunan bersejarah berupa sekolah khusus orang-orang kulit hitam di Virginia, Amerika Serikat, yang sedang direstorasi mengalami serangan vandalisme rasis dari penganut supremasi kulit putih.

Ashburn Colored School di Virginia, sekitar 50km arah barat Washington DC, dicoret-coret dengan gambar swastika dan slogan-slogan supremasi kulit putih.

Para pelajar setempat bergotong-royong merestorasi bangunan yang nyaris roboh itu, dengan harapan bisa dijadikan sebuah museum pendidikan.

Kelompok pelajar itu mengatakan sangat sedih melihat kerusakan yang dilakukan terhadap bangunan bersejarah tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kantor Sheriff Loudoun County sudah mulai menyelidiki kasus itu, lapor BBC Ahad (2/10/2016).

“Vandalisme atas Old Ashburn School patut dikecam dan tidak akan ditoleransi di Loudoun County ini,” kata sheriff Mike Chapman.

Ashburn Colored School dibuka pada tahun 1892 khusus bagi pelajar kulit hitam di Loudoun County. Kala itu Amerika Serikat masih menerapkan segragasi rasial yang dikukuhkan lewat undang-undang.

Sekolah tersebut masih dibuka hingga akhir tahun 1950-an, beberapa tahun setelah Mahkamah Agung AS melarang segragasi dalam bidang pendidikan.

Salah seorang bekas murid di sekolah itu, Yvone Neal berkata, “Bangunan tersebut seperti landmark bagi kami yang bersekolah di sana.”

Di laman Facebook Ashburn Old School, kelompok pelajar yang ingin menjadikan bekas sekolah itu sebagai museum mengatakan bahwa serangan rasis tersebut tidak mematahkan semangat mereka, dan para pelajar, sukarelawan, serta masyarakat akan bekerja lebih keras untuk mewujudkan keinginan mereka merenovasi bangunan sekolah bersejarah itu.

Pihak penyelenggara memperkirakan total biaya yang diperlukan untuk merenovasi sekolah tersebut mencapai $100.000. Mereka kabarnya telah berhasil mengumpulkan dana $21.000.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Hadiahkan 10 Visa Haji dan 75 Beasiswa Bagi Pengunjung IIBF
Tulisan selanjutnya Pemerintah, Kadin, dan MUI di Kota Bandung Jalin Program Ekonomi Berbasis Masjid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?