Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Arab Saudi Siap Lakukan Genjatan Senjata di Yaman jika Pemberontak Setuju

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Oktober 2016 09:48 9:48 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Oktober 2016 09:48
Bagikan
Menteri Luar Negeri Saudi Adel al Jubeir (Adil Jabir)
Bagikan

Hidayatullah.com–Arab Saudi sudah siap menyetujui genjatan senjata di Yaman jika pemberontak Houthi dukungan Iran setuju, Perdana Menteri Luar Negeri Saudi Adel Al-Jubeir mengatakan pada Senin, sembari menambahkan bahwa dia ragu tentang upaya perdamaian setelah beberapa kali upaya genjatan senjata gagal.

Amerika Serikat dan Inggris pada Minggu telah meminta segera dilakukannya genjatan senjata tanpa syarat di Yaman untuk mengakhiri kekerasan antara Houthi dan pemerintah, yang didukung oleh negara-negara Teluk.

“Kami ingin melihat gencatan senjata kemarin. Semua ingin ada gencatan senjata di Yaman, tidak ada yang menginginkan hal itu lebih dari Kerajaan Arab Saudi dan anggota koalisi,” kata Adel sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (18/10/2016).

Kampanye militer pimpinan Saudi di Yaman mendapat banyak kritikan sejak serangan udara pada bulan ini terhadap upacara pemakaman di ibukota Yaman, Sanaa, telah menewaskan 140 orang menurut perkiraan PBB dan 82 menurut pemberontak Syiah Houthi (Syiah Hautsyi).

Koalisi Arab Bantah Merudal Prosesi Pemakaman Houthi di Sanaa

Jubeir mengatakan Arab Saudi telah berhati-hati dalam mematuhi hukum kemanusiaan di konflik Yaman. Dia mengatakan bahwa mereka yang bertanggung jawab atas pemboman itu akan dihukum dan para korban akan diberi kompensasi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ketika ditanya tentang serangan pada militan ISIS di kota Mosul, Jubeir mengatakan ISIS akan kalah. Tetapi dia menambahkan bahwa dia mengkhawatirkan milisi Syiah yang memasuki Mosul dan “terlibat dalam pertumpahan darah.”

Arab Saudi dan Koalisi Teluk banyak  mendapat kritik dari dunia internasional pasca serangan udara yang menghantam upacara pemakaman di Ibu Kota Sanaa pekan lalu. Sedikitnya 140 orang warga sipil tewas dan 600 lainnya luka-luka akibat serangan salah sasaran tersebut.

Amerika Serikat (AS) dan Inggris mendukung kampanye Arab Saudi di Yaman segera mendesak diadakannya gencatan senjata antara Pemerintah Yaman yang dibantu Koalisi Teluk dengan kelompok Pemberontak Syiah Houthi dibawah dukungan Iran.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiHautsiKoalisi Negara Arabpemberontak al HouthisyiahSyiah Al HouthiSyiah Yaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pahala Menunggu Shalat di Masjid Mengalir Seperti ketika Shalat
Tulisan selanjutnya Uber mengubah Kehidupan Wanita di Arab Saudi [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?