Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tentara Prancis Luput dari Dakwaan Pencabulan Bocah di Afrika Tengah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Januari 2017 10:08 10:08 am
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Januari 2017 10:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Enam tentara Prancis yang dituduh melakukan pelanggaran seksual terhadap anak-anak di Republik Afrika Tengah (CAR) tidak dikenai dakwaan menyusul penyelidikan.

Hakim investigator menemukan bahwa ditemukan bukti-bukti bisa memproses lebih lanjut kasus tersebut, demikian dikonfirmasi oleh kantor kejaksaan di Paris kepada BBC Rabu (4/1/2017).

Pelanggaran seksual itu diduga terjadi di sebuah kamp tempat penampungan pengungsi di dekat bandara di ibukota Bangui.

Tentara Prancis dikirim ke CAR menyusul pecah perang sipil pada tahun 2013.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kejahatan seksual itu diduga terjadi antara Desember 2013 dan Juni 2014.

Kantor kejaksaan yang membuat keputusan akhir tekait dakwaannya, tetapi keputusan tersebut biasanya mencerminkan hasil temuan hakim investigator.

Meskipun demikian, ada waktu tiga bulan bagi pihak-pihak berkepentingan untuk meminta dilakukan investigasi baru.

Staf PBB yang mengangkat kasus tersebut ke publik pada 2015 mengecam apa yang disebutnya “impunitas penuh” terhadap para pelaku, dan mengkritik Perserikatan Bangsa-Bangsa karena gagal melakukan investigasi layak terkait kasus-kasus itu.

  • Tentara Perdamaian Prancis Melakukan Sodomi Terhadap Anak-Anak di Republik Afrika Tengah
  • Pengungkap Kasus Pedofilia Tentara Perdamaian PBB Mengundurkan Diri

Di luar kasus yang melibatkan enam orang prajurit Prancis tersebut, saat ini masih ada investigasi-investigasi lain yang sedang dilakukan terhadap dugaan kejahatan seksual oleh tentara Prancis dan anggota pasukan perdamaian PBB di CAR.

Sebuah studi tahun 2015 oleh pakar-pakar independen mengungkap “kegagalan institusi besar” oleh PBB dalam merespon tuduhan-tuduhan kejahatan seksual yang dilakukan oleh tentara perdamaian.

Studi itu menyebutkan bahwa di negara yang sedang mengalami konflik bersenjata itu anak-anak mulai usia 9 tahun didorong melakukan hubungan seksual dengan iming-iming makanan atau uang oleh tentara perdamaian PBB.

Pada bulan Oktober 2016, Prancis menarik pasukannya dari CAR, dengan dalih mereka sudah sukses melakukan misinya menghentikan bentrokan bersenjata di negara itu.

Namun, sekitar 350 tentara Prancis masih ditempatkan di sana untuk membantu Minusca, misi PBB di CAR.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Satu Orang Tewas dan 11 Luka dalam Serangan Bom Terbaru di Turki
Tulisan selanjutnya Kapal Bantuan Kemanusiaan ke Rakhine Ditunda

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?