Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Belum Dilantik, Donald Trump Bersitegang dengan Dinas Rahasia AS

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Januari 2017 06:55 6:55 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Januari 2017 06:55
Bagikan
facebook donald trump diblokir
Presiden AS terpilih dari Partai Republik, Donald Trump.
Bagikan

Hidayatullah.com–Sembilan hari menjelang pelantikan, perseteruan antara Donald Trump dan dinas rahasia Amerika Serikat semakin memanas. Dalam sebuah jumpa pers di New York, presiden terpilih itu menuding komunitas intelijen negaranya melakukan praktik serupa NAZI.

Tuduhan tersebut diungkapkan menyusul kebocoran informasi rahasia mengenai kedekatannya dengan Rusia.

Sebelumnya sebuah media online kenamaan Buzzfeed mempublikasikan dokumen setebal 35 halaman, antara lain berisikan petualangan seksual Trump di Moskow, Rusia, yang melibatkan pelacur. Sejauh ini tidak ada bukti yang memastikan kebenaran informasi tersebut.

“Saya kira adalah hal yang memalukan bahwa dinas rahasia membiarkan (penyebaran) informasi palsu. Saya kira hal semacam itu biasa dilakukan NAZI Jerman,” pungkasnya dikutip DW.

Mereka yang berusaha mengetahui terutama akan menemukan satu hal: ketidakjelasan. Kekayaan totalnya tidak bisa diketahui secara pasti. Tidak ada sorotan atas hal ini ketika ia mengadakan kampanye untuk jari presiden, karena berbeda dengan calon presiden lainnya, Trump tidak mempublikasikan pernyataan bayar pajak.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Donald Trump Tepilih, Israel Langsung Tagih Janji

Namun begitu Trump yang sebelumnya sempat bertemu komunitas intelijen mengakui, bahwa Moskow menggalang serangan siber terhadap Komite Nasional Partai Demokrat selama masa pemilihan umum kepresidenan 2016.

“Saya kira yang melakukan adalah Rusia,” ujarnya. Namun Trump menganggap serangan tersebut bukan hal yang mengejutkan dan cendrung menghasilkan hal yang baik.

Friksi Trump dengan dinas intelejen

Komentar pedas Trump tersebut diyakini sejumlah pengamat politik, akan membebani hubungan Gedung Putih dengan dinas intelijen seperti CIA atau NSA. Direktur Badan Intelijen Nasional, James Clapper, mengatakan dirinya telah berbicara dengan Trump pada Rabu (11/01/2017) sore, untuk menekankan kebocoran dokumen bukan berasal dari komunitas dinas rahasia.

“Saya mengungkapkan keterkejutan atas kebocoran yang muncul di media dan kami berdua sepakat hal itu sangat berbahaya untuk keamanan nasional,” ujar Clapper.

Trump sendiri menyebut informasi tersebut sebagai “berita palsu.” Clapper juga sekali lagi menegaskan dokumen itu tidak disusun oleh dinas intelijen AS.

Kisruh seputar presiden baru AS itu berawal dari publikasi oleh stasiun televisi CNN dan situs Buzzfeed.

Dokumen tersebut disusun oleh bekas agen dinas rahasia Inggris sebagai bagian dari kampanye anti Trump selama pemilu kepresidenan. Informasi di dalamnya juga memuat dugaan bahwa dinas rahasia Rusia, FSB, menyimpan bukti skandal yang bisa digunakan buat memeras Donald Trump.

Namun Trump sebaliknya bersikeras, kedekatannya dengan Rusia bukan hal yang merugikan.

“Jika Putin suka Donald Trump,” ujarnya, “saya melihatnya sebagai aset, bukan aib.”

Tolak Pelantikan

Sementara itu, hari Sabtu, para aktivis hak-hak sipil AS, bersumpah akan terus berjuang mempertahnkan hak pilih dan keadilan hukum selama Donald Trump menjadi presiden dalam demonstrasi sepekan sampai presiden terpilih asal Partai Republik itu dilantik Jumat pekan depan.

Sekitar 2.000 demonstran yang sebagian besar kulit hitam mengabaikan hujan untuk berpawai dekat Martin Luther King Jr. Memorial di Washington, di tengah seruan pada koordinator lapangan untuk memperjuangkan hak-hak minoritas dan undang-undang pelayanan kesehatan yang ditandatangani Presiden Barack Obama namun berusaha dicabut kembali oleh Trump.

Kakek Donald Trump Pindah ke Amerika karena Diusir dari Jerman

Pendeta sekaligus aktivis Al Sharpton yang juga penyelenggara demonstrasi serta pemimpin hak-hak sipil, menyatakan Demokrat di Kongres perlu mengirimkan sinyal yang jelas dengan tidak menjadi pengecut.

“Kita bergerak diiringi hujan karena kita ingin bangsa ini paham bahwa apa yang sudah diperjuangkan dan didapatkan, adalah yang Anda lebih perlukan ketimbang satu Pemilu untuk membalikkannya,” kata Al Sharpton.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dinas Rahasia ASDonald Trumpinformasi rahasiaintelijen Amerikarusia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Artis Hollywood Lindy Lohan ‘Bersihkan’ Akun Media Sosial, Ucapkan Salam
Tulisan selanjutnya Pelajar Perempuan Islam Wajib Campur Laki-Laki dalam Kelas Renang di Swiss

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?