Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Obama Pangkas Hukuman Ratusan Narapidana, Bradley Manning Bebas 17 Mei

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Januari 2017 07:02 7:02 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Januari 2017 07:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Di hari-hari terakhir masa jabatannya Presiden Amerika Serikat Barack Obama memangkas hukuman penjara sejumlah narapidana, termasuk Bradley Manning, prajurit AS pembocor ratusan ribu file rahasia milik negaranya ke situs WikiLeaks.

Dalam salah satu tindakan akhirnya sebagai presiden, Obama memangkas hukuman 209 narapidan, kata Gedung Putih hari Selasa (17/1/2017) seperti dikutip Aljazeera.

Masa kurungan Manning baru dijalani 6 tahun lebih sedikit dari total vonisnya 35 tahun penjara karena membocorkan ribuan dokumen milik pemerintah dan militer AS. Namun sekarang, masa hukumannya dinyatakan akan berakhir pada 17 Mei.

Prajurit AS itu dikenal dengan nama Bradley Manning saat ditangkap pada 2010 dan kemudian mengubah identitasnya menjadi seorang wanita dengan nama Chelsea Manning.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Manning, yang mengakui perbuatannya membocorkan dokumen-dokumen rahasia milik negaranya, mengatakan dirinya sedang galau dan berusaha mengatasi gender dysphoria yang dialaminya saat dirinya membocorkan dokumen tersebut ketika bertugas di Iraq.

Manning dua kali berusaha merenggut nyawanya sendiri tahun lalu di dalam sel, sebab permohonannya untuk mendapatkan perawatan perubahan identitas menjadi perempuan tidak ditanggapi semestinya oleh pihak berwenang.

Pekan lalu, Julian Assange pendiri WikiLeaks yang sekarang berlindung di Kedutaan Ekuador di London mengatakan bersedia diekstradisi ke Amerika Serikat jika sebelum mengakhiri masa jabatannya Obama mau memberikan pengampunan kepada Manning.

Lewat Twitter WikiLeaks hari Jumat (13/1/2017) mengeluarkan pernyataan bahwa jika Obama memberikan grasi kepada Manning, maka Assange tidak akan melawan untuk diekstradisi ke AS meskipun resikonya dia akan menghadapi berbagai gugatan inkonstitusional dari Departemen Kehakiman AS berkaitan dengan kasus pembocoran dokumen yang melibatkannya.

Obama juga memafkan 64 orang lain, termasuk jenderal purnawirawan James Cartwright, yang didakwa membuat pernyataan palsu saat pemeriksaan kasus pembocoran dokumen rahasia itu.

Kebanyakan narapidana yang mendapatkan grasi tidak terlibat kasus berkaitan dengan tindak kekerasan atau narkoba.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menlu Turki akan Hadiri Pelantikan Donald Trump dan Bahas Ekstradisi Gulen
Tulisan selanjutnya Pengakuan Ulama Kepulauan Seribu soal Kejadian saat Ahok Singgung Al-Maidah:51

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?