Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Puluhan Ribu Pelayat Antar Pemakaman Pengacara Muslim Pembela Etnis Rohingya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Januari 2017 21:26 9:26 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Januari 2017 21:03
Bagikan
Pemakaman Pengacara Muslim, pembela etnis Muslim Rohingya yang ditembak dihadiri puluhan ribu orang
Bagikan

Hidayatullah.com–Puluhan ribu pelayat mengantar kepergiannya Ko Ni, pengacara muslim yang ditembak mati di Bandara Yangon Myanmar.

U Ko Ni (65 tahun), seorang penasehat hukum Liga Nasional Myanmar untuk Demokrasi (National League for Democracy),  ditembak mati di luar Bandara Internasional Yangon.

Polisi telah menangkap seorang pria bersenjata asal Kota Mandalay – Myanmar, berumur 53 tahun, sebagai tersangka pembunuhan pada hari Ahad (29/01/2017).

Seorang sopir taksi yang mencoba untuk menghentikan pria bersenjata itu juga tewas, menurut Zaw Htay, juru bicara Presiden Htin Kyaw.

Sehari setelah seorang pengacara HAM terkemuka tersebut ditembak, pemerintah Myanmar mengatakan pada hari Senin bahwa tersangka penembakan telah berusaha untuk merusak stabilitas di negara itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Berdasarkan kesaksian putrinya yang bernama Yin Nwe Khine, pada saat kejadian, Ko Ni baru saja memeluk cucunya saat ia melangkah keluar terminal bandara sekembalinya dari perjalanan dinas ke Jakarta untuk membahas demokrasi dan resolusi konflik.

Kepentingan Geopolitik Wilayah Arakan dan Nasib Etnis Rohingya …

“Ayah saya sedang berbicara dengan cucunya. Lalu, saya mendengar suara tembakan. Pada awalnya, saya pikir itu adalah ban mobil meletus, tapi kemudian saya melihat ayah saya tergeletak di tanah,” katanya Aljazeera, Senin (30/01/2017).

Semasa hidupnya, Ko Ni menulis enam buku tentang isu-isu hak asasi manusia dan pemilu yang demokratis, dan dia aktif terlibat dalam gerakan perdamaian antar agama. Selain itu, Ko Ni juga sering mengemukakan pendapatnya mengenai campur tangan kekuasaan militer dalam pemerintahan Myanmar.

“Ayah saya sering diancam dan kami diperingatkan untuk berhati-hati, tapi ayah saya tidak menerimanya dengan mudah. Dia selalu melakukan apa yang dia pikir benar,” tambah Yin Nwe Khine.

“Banyak orang membenci kami karena kami memiliki keyakinan agama yang berbeda, jadi saya pikir itu mungkin penyebab pembunuhan tersebut, tapi saya tidak tahu alasannya.” lanjutnya.

Puluhan Rumah Etnis Rohingya Dirobohkan

Pada pemakaman Ko Ni di senin sore, puluhan ribu orang memberikan penghormatan mereka kepadanya sebagai pahlawan bangsa.

Seorang pemimpin Liga Nasional untuk Demokrasi, U Tin Oo, dan Wali Kota Yangon, U Maung Maung Soe, menghadiri pemakaman; sementara Aung San Suu Kyi tidak.

“Kondisi nya sangat padat” kata Daw Wai Wai Nu, seorang aktivis Muslim Rohingya yang pernah diundang ke Gedung Putih oleh Presiden Barack Obama pada 2015. “Aku bahkan tidak bisa masuk ke tempat di mana tubuhnya disimpan di aula pemakaman” ujarnya.

Militer Myanmar Lakukan Pemerkosaan terhadap Wanita Rohingya

Angkatan bersenjata Myanmar mengumumkan bahwa mereka akan bekerja sama dengan semua unit keamanan untuk menemukan kemungkinan tersangka lain yang terlibat dalam penembakan.

Mayjen Myo Zaw Thein, komandan wilayah Yangon, mengunjungi mayat Mr Ko Ni dan sopir taksi yang juga tewas dalam penembakan.

Militer masih merupakan institusi paling berkuasa di Myanmar, meskipun partai Aung San Suu Kyi sudah memenangkan pemilihan nasional pada tahun 2015.

Pendukung hak asasi manusia telah menyerukan penyelidikan independen terhadap pembunuhan U Ko Ni.*/Khawlah bint al-Azwar

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bandara Yangon Myanmaretnis Muslim RohingyaKo NiLiga Nasional Myanmar untuk DemokrasimyanmarNational League for DemocracyPemakaman Pengacara MuslimPembela Etnis Rohingyapengacara muslimPresiden Htin KyawRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jangan Lupakan Doa untukku, Wahai Anakku…
Tulisan selanjutnya Mahasiswa Berusia 27 Tahun Didakwa Penembakan Jamaah Shalat di Masjid Quebec

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?