Hidayatullah.com– Acara Dzikir dan Tausyiah Nasional 112, Sabtu (11/02/2017) lalu, dirasakan turut membuktikan solidaritas dan toleransi umat Islam terhadap umat beragama lain.
Diketahui, saat itu, di depan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat sebagai lokasi acara, sepasang calon pengantin Kristiani terjebak lautan manusia.
Keduanya pun dibantu laskar Front Pembela Islam (FPI) dan umat Islam yang sedang mengikuti acara Aksi 112 gelaran Forum Umat Islam (FUI) itu.
Pihak keluarga pengantin tersebut mengakui, mereka sangat terbantu dengan umat Islam yang memberikan jalan terhadap pasangan calon pengantin itu.
“Pada saat itu sedang hujan deras, jalanan becek, kebayanglah kami rombongan pengantin. Mulai dari sepasang pengantin berbusana kebaya putih, songket, selayar panjang.
Akhir kata kami sampai memasuki gereja dan pemberkatan pernikahan maen kami berjalan dengan baik,” ujar Monika Tobing melalui akun media sosialnya di Facebook, Selasa (11/02/2017).
Tak Terganggu Acara Umat Islam, FPI Payungi Pangantin Kristiani Menuju Gereja Katedral
Monika mengungkapkan, bantuan massa umat Muslim itu membuktikan bahwa damai itu Indah.
“Akhirnya kami dapat sampai tujuan dengan bantuan pendemo yang keseluruhannya adalah umat Muslim. Oh indahnya… Damai itu indah,” tulis Monika.
Senada, keluarga lainnya, Agnes Tobing, mengakui momentum itu sebagai ‘kado spesial’ bagi pasangan berbahagia tersebut.
“Mungkin ini, kado spesial buat keponakanku Felicia Tobing. Saat Hari pernikahanmu… FPI menjadi pagar betis untuk masuk ke Gereja Katedral. Pasti akan kau ingat seumur hidupmu,” tuturnya lewat akun medsosnya saat itu.
Diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, pasangan pengantin itu bernama Asido dan Fellicia. Keduanya dikawal massa umat Islam dan laskar FPI saat menuju Gereja Katedral agar segera melangsungkan pernikahan.
Tak hanya mengawal kedua sejoli ini, laskar FPI juga ikut sibuk memayungi kedua mempelai hingga menuju gereja yang berlokasi di depan Masjid Istiqlal ini.
“Saya sangat berterima kasih karena sudah dikawal sampai gereja,” kata Tobing salah seorang jemaat gereja, kepada wartawan Islamic News Agency (INA), Sabtu (11/02/2017).
Tobing mengaku tidak ada masalah dengan Aksi 112 ini. Ia mengakui aksi yang dihadiri jutaan umat Islam dari berbagai daerah itu berjalan damai.* Ali Muhtadin