Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Konsulat Israel: Pengusaha Turki akan Diberi Visa Lebih Panjang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Februari 2017 10:04 10:04 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Februari 2017 09:56
Bagikan
Konsul jenderal Israel di Istanbul Shai Cohen.
Bagikan

Hidayatullah.com—Israel akan memberikan para pelaku usaha Turki visa yang lebih panjang di waktu mendatang, demikian menurut konsul jenderal Israel di Istanbul Shai Cohen.

“Sebagai contoh, jika salah satu dari Anda sedang mengajukan visa, nanti akan diberi visa tiga tahun, jenis visa multi-entry,” kata Cohen dalam pertemuan Forum Bisnis Turki-Israel hari Selasa (21/2/2017) yang diselenggarakan oleh Dewan Eksportir Turki (TIM).

“Aplikasi visa tersebut tipenya multi-entry visa, jadi Anda akan bisa melakukan perjalanan berulang kali tanpa batas ke Israel sesuka hati,” kata Cohen. “Kami sudah mulai bekerja untuk memfasilitasi prosedur bagi para pengusaha yang akan pergi ke Israel,” imbuhnya seperti dikutip Hurriyet.

TIM mendiskusikan peningkatan hubungan mutual kedua negara menyusul normalisasi hubungan Turki-Israel tahun lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Cohen, mereka sudah melihat ada perubahan sangat besar dalam hubungan mutual kedua pihak dan mereka mulai melihat pengaruh dari rekonsiliasi itu terhadap semua pihak.

“Para ahli mengatakan bahwa potensi perdagangan kita $8 miliar, sementara angka sekarang sekitar $4 juta sampai $5 miliar,” kata Cohen, seraya menetapkan waktu tiga tahun untuk mencapai target itu.

Maskapai penerbangan Turkish Airlines saat ini memiliki jadwal penerbangan 10 sampai 12 kali perhari ke Tel Aviv. Sementara pengusaha-pengusaha Israel terbang ke berbagai daerah di Turki dengan maskapai penerbangan milik pemerintah Ankara itu.

Cohen juga mengatakan akan mendiskusikan perihal hambatan nontarif yang dihadapi perdagangan buah dan sayuran dengan pejabat-pejabat Israel, dan akan menginformasikan hasil pembicaraan itu kepada pengusaha Turki secepatnya.

Ketua TIM Mehmet Buyukeksi mengatakan organisasinya ingin menjangkau 71.000 eksportir tahun ini dan bahwa anggotanya memberikan lapangan kerja bagi 3,1 juta orang. TIM bermaksud meningkatkan angka itu menjadi 3,5 juta pada akhir tahun ini.

Nilai ekspor Turki ke Israel mencapai $3 miliar, sementara impor menyentuh angka $1,4 miliar pada 10 tahun terakhir, menurut catatan tokoh bisnis Turki itu.

Menurut Buyekeksi angka tersebut belum mencukupi dan dia yakin kedua negara memiliki potensi yang jauh lebih besar.

  • Perusahaan Turki Butuh Waktu untuk Menjual Gas Israel ke Pasar Global via Turki
  • Zona Bebas Pajak Sedang Dibangun, Normalisasi Hubungan Turki-Israel akan Mendongkrak Perekonomian

Lebih lanjut dia mengatakan, TIM ingin membangun sistem yang tidak hanya terbatas pada hubungan dagang kedua negara saja, tetapi dia ingin agar Turki-Israel juga bekerja sama dalam pedagangan di negara-negara ketiga, seperti di Afrika.

Menyinggung sektor pariwisata, Buyukeksi mengatakan 300.000 orang dari Israel mengunjungi Turki tahun lalu saja. “Kami ingin meningkatkan target menjadi 400.000 tahun ini.”

Buyukeksi juga mengatakan Israel adalah negara dengan jumlah pengusaha wanita paling banyak. “Kami menempatkan kewirausahaan sebagai sangat penting. Saya berharap kita akan melakukan kerja penting dengan kewirausahaan di Israel.”

Pada 7 Februari lalu di Tel Aviv, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nabi Avci meminta agar Israel menurunkan tingkat peringatan keamanannya terhadap Turki, supaya kunjungan orang dari negara Yahudi itu lebih banyak lagi ke Turki. Lawatan Avci menemui sejawatnya di Tel Aviv itu merupakan kunjungan resmi pertama yang dilakukan pejabat tinggi Turki ke Israel sejak 2010.

Sebuah delegasi besar terdiri dari pengusaha-pengusaha Turki dijadwalkan mengunjungi Israel pada 15-17 Mei 2017.

Hubungan diplomatik Turki-Israel sempat terganggu akibat serangan berdarah pasukan komando Zionis terhadap konvoi laut Mavi Marmara pembawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza pada akhir Mei 2010. Meskipun demikian, selama itu hubungan dagang Turki dan Israel tidak pernah putus dan semakin membaik menyusul rekonsiliasi kedua negara tahun lalu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya DMI: Istiqlal Harus Jadi Rujukan Masjid-masjid di Indonesia
Tulisan selanjutnya Tangisan Anak Suriah di Bawah Timbunan Bangunan Runtuh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?