Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Organisasi Regional Afrika Barat Bersedia Menerima Maroko Sebagai Anggota

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Juni 2017 05:51 5:51 am
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Juni 2017 05:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Organisasi negara-negara di kawasan Afrika Barat Ecowas pada prinsipnya bersedia menerima Maroko sebagai anggota, meskipun negara itu berada di bagian utara Afrika.

Namun demikian, dalam pertemuan di Liberia para pemimpin Ecowas mengatakan implikasi keanggotaannya masih perlu dipertimbangkan sebelum Maroko secara resmi bergabung. Kabar ini dikonfirmasi oleh Presiden Pantai Gading Alasanne Ouattara.

Aplikasi diajukan oleh Maroko setelah pada bulan Januari lalu resmi bergabung kembali dengan Uni Afrika.

Maroko meninggalkan kursinya di Uni Afrika pada tahun 1984, setelah organisasi tersebut mengakui kemerdekaan Sahara Barat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Maroko menganggap Sahara Barat secara historis merupakan bagian dari wilayahnya dan dalam kurun 30 tahun terakhir menghabiskan banyak uang untuk mempererat hubungannya dengan Eropa dan tidak terlalu mempedulikan negara tetangganya satu benua.

Menurut seorang petinggi Ecowas kepada BBC, Maroko bersama Tunisia, yang ingin menjadi anggota pemantau, dan Mauritania, yang ingin kembali bergabung dengan Ecowas, akan diundang dalam pertemuan kepala negara di Togo bulan Desember.

Ecowas saat ini terdiri dari 15 negara di kawasan Afrika Barat, yang tidak satu pun di antaranya berbatasan dengan Maroko.

Anggota Ecowas menikmati perdagangan bebas dan warganegaranya bebas bepergian antar wilayah negara anggota, kurang lebih mirip dengan Uni Eropa.

Raja Muhammad VI tidak hadir dalam pertemuan tingkat tinggi di Liberia itu, karena Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu diundang ke acara itu, lapor BBC Senin (5/6/2017). Maroko tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Berpidato di hadapan para pemimpin Afrika Barat hari Ahad (4/6/2017), Netanyahu berkata, “Israel datang kembali ke Afrika dan Afrika kembali ke Israel.”

“Saya percaya pada Afrika. Saya yakin pada potensinya, di masa kini dan mendatang. Ini adalah benua yang sedang bangkit,” imbuh pemimpin negara Zionis Yahudi itu.

Kunjungan Netanyahu ke Afrika Barat itu dilakukan hampir setahun setelah lawatannya ke Afrika Timur, sebagai bagian dari upayanya untuk mempererat hubungan Israel dengan negara-negara di benua hitam.

Media Israel melaporkan, saat berlangsung KTT di Liberia, pengawal-pengawal Netanyahu sempat baku hantam dengan pengawal Presiden Togo Faure Gnasinggbe.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terkait Tuduhan Korupsi, Dahnil: Amien Rais Tidak Sedang Terjerat Hukum
Tulisan selanjutnya Menkominfo: Fatwa MUI Tentang Media Sosial untuk Mengedukasi Masyarakat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?