Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Keluarkan Surat Perintah Penangkapan 12 Pengawal Presiden Turki, Erdogan Geram

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Juni 2017 21:30 9:30 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Juni 2017 19:36
Bagikan
Erdogan dan para pengawalnya di istana kepresidenan.
Bagikan

Hidayatullah.com—Bulan Mei 2017 saat Presiden Recep Tayyip Erdogan, belasan pengawal pemimpin Turki itu terlibat adu jotos di depan gedung kedutaannya di Washington. Hari Kamis (15/6/2017) pihak berwenang di Amerika Serikat mengeluarkan surat penangkapan atas 12 pengawal Erdogan, sebuah tindakan yang dikecamnya.

Beberapa orang terluka ketika terjadi bentrok fisik di luar Kedutaan Besar Turki di Washington DC, saat Erdogan bertandang ke negeri Paman Sam itu bulan Mei lalu. Menyusul kejadian tersebut, otoritas di AS mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk 16 orang, termasuk 12 pengawal Presiden Turki.

Menanggapi tindakan aparat Amerika itu, saat berpidato dalam acara buka puasa bersama di Ankara pada hari Kamis (15/6/2017), Erdogan berkata, “Mereka telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk 12 pengawal saya. Hukum macam apa ini?”

“Jika pengawal-pengawal saya tidak dapat melindungi saya, lantas untuk apa saya mengajak mereka pergi ke Amerika bersama saya?” imbuhnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Erdogan mengatakan, ketika perkelahian itu terjadi polisi Amerika tidak melerainya.

Lebih lanjut Erdogan menjelaskan bahwa kelompok teroris Partai Pekerja Kurdi (PKK) dan anggota Fetullahist Terror Organization (FETO) –sebutan untuk gerakan Hizmet pimpinan tokoh Muslim Turki  Fethullah Gulen yang diberikan oleh Erdogan dan AKP– bersatu dalam aksi protes menentang dirinya dari jarak dekat, sekitar 40-50 meter dari tempat di mana dirinya berada dan dikawal oleh para bodyguard-nya.

“Polisi Amerika tidak berbuat apa-apa. Bisa Anda bayangkan bagaimana responnya jika hal yang serupa terjadi di Turki?” kata Erdogan lagi seperti dikutip Hurriyet.

Erdogan menegaskan bahwa Ankara akan meneruskan perjuangan politik dan legalnya terkait peristiwa itu.

Akibat baku hantam yang terjadi di depan Kedubes Turki saat Presiden Erdogan melawat itu, hubungan Ankara dengan Washington menjadi agak tegang.

Sebelas orang terluka dalam peristiwa itu, yang disebut Kepolisian Amerika Serikat sebagai “serangan brutal” atas aksi demonstrasi damai di depan Kedubes Turki.

Dua orang, yang diidentifikasi sebagai Sinan Narin dari Virginia dan Eyup Yildirim dari New Jersey, telah ditangkap oleh polisi di Amerika terkait peristiwa itu pada hari Rabu (14/6/2017).

Kedutaan Besar Turki di Washington menyalahkan pengunjuk rasa, yang disebutnya terkait dengan PKK, sebagai biang kerok kekerasan yang terjadi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Saksikan Ratusan Mayat Bergelimpangan di Marawi, Mindanao
Tulisan selanjutnya Sahur Buat Warga Muslim ‘Jadi Pahlawan’ dalam Tragedi Grenfell

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?