Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Malaysia: Aung Suu Kyi Tak Boleh Diam Penindasan Etnis Rohingya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Agustus 2017 19:23 7:23 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Agustus 2017 19:23
Bagikan
Mantan Wakil PM Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi
Bagikan

Hidayatullah.com–Malaysia mendesak pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyii untuk menangani masalah penindasan terhadap etnis minoritas Muslim Rohingya, sehingga mengambil langkah untuk memulihkan citra negara tersebut.

Wakil Perdana Menteri Ahmad Zahid Hamidi mengatakan bahwa San Suu Kyi tidak bisa berdiam diri dan harus segera menanggapi isu penindasan Rohingya secara etis dan efektif.

Suu Kyi harus mengambil langkah untuk memulihkan perdamaian dan membersihkan namanya karena penindasan rezim Myanmar terhadap Muslim Rohingya di Rakhine.

“Masyarakat internasional telah berulang kali memperingatkan Myanmar dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Organisasi Negara-negara Islam (OKI) untuk memberikan bantuan.

“Tapi situasinya tetap konstan dan saya harap hal ini diterima tanpa melibatkan agama dan politik karena ini adalah masalah kemanusiaan,” katanya kepada media Malaysia dikutip Berita Harian.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Malaysia Meningkatkan Usaha Bantu Etnis Rohingya

Dia mengatakan Malaysia tidak ingin terus menjadi negara penerima banjir pengungsi Rohingya karena bertabrakan dengan etnis minoritas di Myanmar.

“Oleh karena itu, kami bekerja dengan UNHCR sehingga kartu UNHCR tidak diberikan secara sewenang-wenang kepada mereka.

“Kami tidak ingin Malaysia menanggung masalah sosial dan politik negara tersebut dengan membanjiri banjir pengungsi Rohingya,” katanya.

“Saya harap ini segera ditangani tanpa melibatkan agama dan politik karena ini adalah isu kemanusiaan,” katanya.

Diperkirakan sekitar 4.000 Muslim Rohingya melarikan diri dari kekerasan hari Jumat yang meletus di Rakhine, Myanmar.

Saan Suu Kyi, pemenang Hadiah Nobel Perdamaian, dituduh mengabaikan nasib Rohingya yang dianiaya di negerinya.

Baca: Malaysia Panggil Duta Myanmar Menyusul Isu Rohingya

Menurut catatan, tahun 2016 ada 151.560 pengungsi dan pencari suaka yang terdaftar di Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi (UNHCR)  di Malaysia.

Dari jumlah tersebut, 137.261 berasal dari Myanmar, termasuk Rohingya (52,960), Chins (42,973), Muslim Myanmar (11.232), Rakhine dan Arakan (5.762) dan beberapa etnis lainnya.

Yang lebih menyedihkan lagi, ribuan etnis Rohingya dilaporkan telah mendarat dan bertebaran di Malaysia menggunakan kartu palsu UNHCR yang dikeluarkan oleh sindikat tersebut.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bantuanBGBBiksuBuddhaekstrimis Buddhaetnis RohingyagerilyawanKekerasan di RakhineKofi AnnanMaungdawmyanmarPasukan Penjaga Berbatasan BangladeshRakhineRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki Peringatkan Myanmar, Harap Indonesia dan Malaysia Mainkan Peran
Tulisan selanjutnya Arab Saudi Siap Menerima Lebih 2 Juta Jamaah Haji

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Sejarah
16 Oktober 2026 09:32
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?