Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bangladesh Kirim Tim ke Manila Guna Menyelamatkan Uang Negara yang Dicuri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 September 2017 06:19 6:19 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 September 2017 06:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Bank Sentral Bangladesh akan mengirimkan sebuah tim ke Filipina hari Selasa (5/9/2017) guna mendorong percepatan penyelamatan dana lebih dari $81 juta miliknya yang dicuri dari New York Federal Reserve tahun lalu dan dibelokkan ke sebuah bank di Manila.

Sejauh ini Bangladesh Bank baru berhasil menyelamatkan $15 juta dari total uang yang dicuri dalam salah satu kasus “perampokan siber” terbesar di dunia itu, lapor Reuters.

Hari Senin (4/9/2017) seorang pengacara Bangladesh Bank, Ajmalul Hossain, kepada Reuters mengatakan bahwa bank melakukan berbagai cara untuk mengembalikan uang negaranya yang dicuri, yang sekarang berada di sejumlah institusi di Filipina.

Hossain mengatakan dua pejabat dari Bangladesh Financial Intelligence Unit, yang dibawahi bank sentral, akan bertemu dengan para perwakilan Filipina dari Departemen Kehakiman, Anti-Money Laundering Council dan sebuah komisi kepresidenan, serta pejabat lainnya.

“Semua uang yang dicuri telah dibekukan … kami sedang berusaha mendapatkannya kembali,” kata Hossain dari London kepada Reuters lewat sambungan telepon.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hossain menolak memaparkan strategi yang dipakai untuk menyelamatkan uang tersebut, yang menurut intelijen Amerika Serikat FBI dicuri oleh pelaku-pelaku yang disponsori negara.

Pada malam hari tanggal 4 Februari 2016, sejumlah peretas –yang belum diketahui identitasnya– melakukan perintah transfer palsu dengan meminta dana sebanyak hampir $1 miliar dipindahkan dari akun Bangladesh Bank di New York Federal Reserve ke rekening-rekening yang kebanyakan berada di Rizal Commercial Banking Corp (RCBC), sebuah bank yang berbasis di Manila.

Kebanyakan dari perintah transfer palsu yang dibuat oleh para hacker itu diblokir atau ditangguhkan oleh bank-bank perantara. Akan tetapi, sebanyak $81 juta berhasil ditransfer ke rekening-rekening palsu yang berada di RCBC. Sebagian besar dari dana itu kemudian lenyap ditelan industri kasino di Filipina, yang tidak memiliki regulasi ketat.

Dalam sebuah pengaduan yang dilaporkan Anti-Money Laundering Council kepada Departemen Kehakiman Filipina, beberapa pejabat RCBC dituding melakukan praktik pencucian uang, meskipun pihak bank hanya menyalahkan segelintir pejabat kotornya.

Bangladesh Bank dan RCBC terlibat aksi saling tuduh perihal siapa yang salah atas terjadinya kejahatan itu.

RCBC sudah dijatuhi hukuman denda satu miliar peso ($19,4 juta) oleh Bank Sentral Filipina, karena gagal mencegah masuknya uang curian ke dalam rekening-rekening yang ada di banknya.

Seorang penyidik ternama di Bangladesh mengatakan dia mencurigai sejumlah teknisi IT dari Bangladesh Bank ikut terlibat memuluskan aksi pencurian oleh para hacker itu.

Dana $15 juta yang berhasilkan diselamatkan Bangladesh adalah bagian dari $35 juta yang diakui diterima oleh bos kasino di Manila, Kim Wong. Kepada Senat Filipina dia mengaku menerima dana $35 juta dari dua pejudi asal China tanpa mengetahui jika uang itu hasil pencurian siber.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dari Mediterania Misi Kapal MOAS Sekarang Menyelamatkan Pengungsi Rohingya
Tulisan selanjutnya Indonesia Tekankan agar Myanmar Segera Buka Akses Bantuan Kemanusiaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?