Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Orouba Barakat dan Anak Perempuannya Ditemukan Terbunuh di Istanbul

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 September 2017 09:18 9:18 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 September 2017 09:15
Bagikan
Orouba Barakat, adalah aktifis oposisi Suriah anti Rezim Bashar al Assad
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang aktivis oposisi Suriah dan anak perempuannya ditemukan terbunuh di flat mereka di Istanbul, saudara korban mengatakan seperti yang dilaporkan Aljazeera pada Ahad 24 September 2017.

Orouba Barakat (60) dan anak perempuannya Halla (23), ditusuk hingga tewas, berdasarkan laporan resmi kepolisian Turki.

Jasad mereka terbungkus selimut dan ditaburi dengan deterjen kapur untuk mencegah bau, kepolisian mengatakan, ketika mereka menginvestigasi flat tempat kejadian di Uskudar, distrik Asia di kota itu, pada Jumat.

“Dikatakan bahwa jasad mereka telah berada di tempat itu selama empat hari,” seorang tetangga mengatakan pada harian Turki, Hurriyet.

“Mereka orang yang baik dan tidak melukai siapapun.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

 Baca: Oposisi Suriah: “Tak Ada yang Lebih Berharga Melebihi Darah Kita

Barakat merupakan orang yang terkenal dan vokal mengkritik Presiden Suriah Bashar al-Assad. Dia merupakan salah satu anggota dari kelompok oposisi Koalisi Nasional Suriah dan telah banyak menulis tentang penyiksaan yang terjadi di penjara-penjara pemerintah rezim.

Dia juga aktif dalam komunitas Suriah di Turki, dan membantu para pengungsi secara finansial, seperti yang disebutkan kembali oleh New York Times.

Orouba hidup di pengasingan sejak 1980an di Inggris, Amerika Serikat, Arab Saudi dan UEA sebelum menetap di Turki.

Koalisi Nasional Suriah mengeluarkan pernyataan yang mengatakan: “Tangan terorisme dan tirani merupakan tersangka utama dalam kejahatan pembunuhan yang keji ini.”

Ahnad Ramadan, kepala Gerakan Aksi Nasional untuk Suriah, menulis di Twitter nya bahwa koalisi sedang berkoordinasi dengan Turki untuk melakukan investigasi.

Halla Barakat merupakan seorang editor di Orient New berbasis di Dubai, yang dimiliki oleh tokoh oposisi Suriah Ghassan Aboud. Sebelum itu, dia merupakan reporter untuk TRT World Service Turki.

Kepala Asosiasi Jurnalis Suriah Ali Eid meminta otoritas Turki agar segera melakukan investigasi untuk menemukan dan menghukum pelakunya. Dia juga meminta ditambahkannya perlindungan bagi para jurnalis yang tinggal di Turki.

Baca: Pemimpin Eropa: Semua Bukti Serangan Senjata Kimia Merngarah ke Bashar Asaad

Komite untuk Melindungi Jurnalis menggemakan permintaan Eid dan dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa “Turki harus menjamin perlindungan para jurnalis Suriah yang meninggalkan negaranya demi mencari keselamatan.”

“Kami meminta otoritas Turki untuk menemukan mereka yang bertanggungjawab atas pembunuhan Halla Barakat dan Orouba Barakat, dan mengadili mereka,” Koordinator Program CPJ Asia Tengah dan Eropa Nina Ognianove mengatakan.

Anggota keluarga korban mengatakan bahwa Halla dan Orouba telah menerima ancaman beberapa sebelum mereka dibunuh.

Saudara perempuan Orouba, Shaza, menulis di postingan Facebooknya yang memastikan kematian mereka berdua.

“Tangan tirani dan ketidakadilan membunuh saudara perempuanku Dr Orouba Barakat dan anak perempuannya Halla di flat Istanbul mereka,” tulisnya.

“Kami berduka atas saudari kami, pejuang gigih yang telah diburu rezim Baathist sejak 1980an hingga dia akhirnya dibunuh di luar negeri.”

Orouba merupakan bibi dari Deah Barakat, yang bersama istri dan adik perempuannya, terbunuh di Carolina Utara pada 2015 oleh tetangga mereka, dikenal sebagai Penembakan Chapel Hill.

Baca: Dokumen Penyiksaan Rezim Bashar al Assad Bocor

Saudara perempuan Deah, Suzanne, menyatakan di sosial media bahwa dia terkejut dan tidak percaya.

“Khale (Bibi) dna Halla merupakan aktivis yang vokal dalam revolusi Suriah, berbicara tentang kekuatan, dan meningkatkan kesadaran tentang kekejaman yang dilakukan oleh rezim Assad,” tulisnya di laman Facebook.

“Aku akan selalu mengingat Halla, yang namanya berarti keindahan, sebagai gadis kecil dengan rambut ikal berwarna keemasan dan mata hijaunya. Dia tumbuh menjadi invididu yang dinamis, terdidik, baik, menyenangkan, berorientasi keadilan, sama seperti ibunya.”

Para jurnalis dan aktivis oposisi terkadang telah menjadi target di Turki dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2015, Naji Jerf, seorang jurnalis terkemuka yang juga vokal mengkritik Assad dan kelompok ISIS, ditembak mati di Gaziantep.

Pada tahun yang sama, dua jurnalis Suriah dari Kota Raqqa yang menentang ISIS ditemukan meninggal dengan kepala terpenggal di Turki Selatan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anti Bashar al Assadbashar al assadHalla BarakatKoalisi Nasional Suriahoposisi suriahOrouba BarakatsuriahTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bulan Muharram
Tulisan selanjutnya Jaga Aqidah dan Akhlak, TNI Dorong Para Santri Jadi Benteng Terakhir NKRI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?