Hidayatullah.com—Perusahaan pemilik merek rokok Cleopatra di Mesir mengatakan produksinya naik 3 miliar antara periode 2015-16 dan 2016-17.
Hari Ahad (8/10/2017) Eastern Comapany for Tobacco mengatakan bahwa total produksinya selama tahun fiskal 2016-2017 mencapai 83 miliar batang rokok, naik dari 80 miliar pada periode sebelumnya, lapor Al-Ahram.
Menurut laporan keuangan perusahaan yang dikirim ke bursa saham Mesir kemarin, hasil penjualannya di pasar lokal total mencapai 36,7 miliar pound di tahun 2016-17. Bandingkan dengan 28,5 miliar pound di tahun sebelumnya. Sementara itu pada periode yang sama, hasil ekspornya naik dari 66,6 miliar pound menjadi 103,5 miliar pound. Perlu diketahui, pada Januari 2016 satu dolar AS dihargai sekitar 8 pound Mesir, sedangkan pada Januari 2017 dihargai 18 pound karena adanya keputusan devaluasi oleh pemerintah.
Eastern Company juga menghasilkan 16.800 ton tembakau shisha selama periode 2016-17. Angka itu turun dari 17.600 ton pada periode sebelumnya.
Keseluruhan hasil produksi perusahaan mencapai 37,8 miliar pada 2016-17 atau naik dari 31,6 miliar dari periode 2015-16.
Sekitar 20,2 persen penduduk Mesir berusia di atas 15 tahun adalah perokok, menurut data tahun 2016 yang dirilis badan statistik milik pemerintah CAPMAS. Total populasi Mesir mencapai 93 juta jiwa. Diperkirakan 12,6 juta dari mereka adalah perokok. Kelompok usia 15 tahun ke atas mencakup 62 persen total populasi. Pada kelompok usia 25 sampai 44 tahun, jumlah perokok mencapai 23,8 persen.
Pengeluaran tahunan untuk rokok saja di kalangan keluarga Mesir, di mana seluruh anggotanya perokok, mencapai 3.968 pound atau rata-rata perbulan 331 pound.*
1 pound Mesir = 764 rupiah