Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Demo Anti-Islam di Dresden dalam Ulang Tahun Ketiga Pegida

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Oktober 2017 22:45 10:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Oktober 2017 22:45
Bagikan
Demonstrasi yang dilakukan kelompok Pegida di Jerman
Bagikan

Hidayatullah.com–Sekitar 3.000 orang berpartisipasi dalam demonstrasi anti xenofobia dan rasisme hari Sabtu saat anggota Warga Eropa Patriotik Melawan Islamisasi Barat (PEGIDA) menggelar ulang tahun ketiga di Dresden, Jerman.

Beberapa anggota parlemen Partai Alternatif untuk Jerman (AfD), yang baru terpilih juga ikut berbicara dalam rapat umum tersebut. Anggota parlemen Saxony Heiko Hessenkemper mengatakan kepada kerumunan bahwa AfD akan “berjuang untuk mengakhiri perampasan dan kepunahan Jerman”, kutip Deutsche Welle.

Heiko Hessenkemper dan Jens Maier, anggota parlemen dari Partai Alternatif untuk Jerman (AfD),  mendapatkan 12,6 persen suara pada Pemilu yang diadakan pada 24 September, menunjukkan eksistensi kelompok ekstrim sayap kanan yang biasa disebut “Identitaere Bewegung”.

Baca: Anti-Islam PEGIDA Eropa Gelar Demo Besar Tolak Imigran

Selama demonstrasi PEGIDA, di Dresden juga ada demonstrasi oposisi.

Sekitar 600 petugas polisi bertugas dalam demonstrasi tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kelompok PEGIDA yang dikenal anti-Islam dan anti-imigran telah menyelenggarakan aksi pertamanya pada tanggal 20 Oktober 2014 di Dresden. Sebanyak 350 orang berpartisipasi dalam demonstrasi ini, yang dikoordinasi oleh 12 orang melalui situs jejaring sosial.

Setelah aksi demo yang pertama ini, jumlah peserta yang berpartisipasi dalam aksi demo yang dilakukan setiap hari Senin selalu meningkat. Pada pertengahan bulan Januari 2015 telah peserta aksi demo ini mencapai 25 ribu orang. Namun setelah itu, beberapa bulan setelahnya persertanya berkurang, dengan jumlah peserta sekitar 500 sampai dua ribu orang.

Baca: 100 Ribu Anti-Islam ‘Pegida’ Menentang Islamisasi di Barat

Media Jerman pernah melaporkan Pegida tumbuh dari sebuah grup Facebook yang diluncurkan oleh Lutz Bachmann, 41 tahun, seorang ahli masak yang beralih menjadi desainer grafis.

Tahun lalu, Bachmann didakwa menebar pesan yang bertujuan menimbulkan kebencian luas untuk terhadap pengungsi dengan sebutan “sapi” dan “sampah” di media sosial.

Bachmann,  didakwa pada Oktober 2015. Ia menebarkan kebencian berbau rasial lewat pesan di akun Facebook. Ia mengaku pernah dipidana pada masa lalu, termasuk pengedaran obat terlarang. Dia mengatakan dia sudah menghabiskan dua tahun di penjara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfDanti Imigrananti IslamIslamisasi BaratJermanLutz BachmannPartai Alternatif untuk JermanPegidaSaxony Heiko Hessenkemper
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Emir Qatar Peringatkan agar Tak Lakukan Konfrontasi Militer di Kawasan Teluk
Tulisan selanjutnya Lebih dari 7000 Warga Rakhine Dapat Kartu Identitas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?