Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lebih dari 7000 Warga Rakhine Dapat Kartu Identitas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Oktober 2017 22:53 10:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Oktober 2017 22:53
Bagikan
Pengungsi Rohingya Berebut Makanan
Bagikan

Hidayatullah.com–Lebih dari 7.000 penduduk Rakhine, Myanmar diberi kartu identitas sejak pemerintah daerah memulai proses verifikasi pada 1 Oktober 2017, demikian menurut kantor berita Vietnam (VNA) mengutip media resmi.

Proses verifikasi nasional, di antara proposal yang diajukan oleh komisi penasehat yang dipimpin oleh mantan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kofi Annan.

Kantor Berita Myanmar hari Ahad melaporkan, proses verifikasi dengan menggunakan metode biometrik merupakan langkah awal untuk melakukan penelitian kewarganegaraan, menurut Undang-Undang Kewarganegaraan 1982.

Baca: Kofi Annan Dijadwalkan Bertemu Aung San Suu Kyi

Direktur Departemen Imigrasi dan Kependudukan Rakhine, U Aung Min, mengatakan prosesnya berada di daerah yang stabil.

Sementara itu, Myanmar membentuk sembilan tim satuan tugas gabungan untuk menangani bantuan kemanusiaan, relokasi dan pembangunan, Union Enterprises for Humanitarian Assistance, Resettlement and Development (UEHRD) di Rakhine, yang diketuai oleh Penasihat Nasional Aung San Suu Kyi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pembentukannya memungkinkan pemerintah, organisasi lokal dan internasional untuk bekerja di semua sektor masyarakat untuk pengembangan Rakhine.

Tugas utamanya adalah mengembalikan pengungsi yang melarikan diri ke Bangladesh, memberikan bantuan kemanusiaan secara efektif; relokasi dan pemulihan; dan membawa pembangunan berkelanjutan dan perdamaian di kawasan ini.

Baca: Myanmar Alami Krisis HAM, Harus Segera Akui Muslim Rohingya

Pemerintah Myanmar mengaku siap menerapkan proses verifikasi dan pemulihan, sesuai dengan kriteria yang disepakati dalam sebuah pernyataan bersama antara Kementerian Luar Negeri Myanmar dan Bangladesh pada tahun 1992.

Lebih dari 600.000 Muslim Rohingya di Myanmar melarikan diri ke Bangladesh, karena pemerintah negara tersebut melancarkan operasi pembersihan setelah militan menyerang kantor polisi di Rakhine pada 25 Agustus.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anak Yatim RohingyaAung San Suu KyiIHHKekerasan Rohingyakrisis makananMiliter BurmaMuslim ArakanmyanmarOperasi Pembersihan etnisPBBpembersihan etnisRakhineRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Demo Anti-Islam di Dresden dalam Ulang Tahun Ketiga Pegida
Tulisan selanjutnya Berlomba Manghafal Kitab antara Imam An Nawawi dengan Al Baji

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Berita
29 Agustus 2026 09:20
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?