Hidayatullah.com—Jenderal bekas anggota Komisi Militer Pusat China, Zhang Yang, bunuh diri setelah pihak berwenang memulai pemeriksaan terhadap dirinya dalam kasus korupsi, kata Kementerian Pertahanan dan media pemerintah hari Selasa (28/11/2017).
Zhang Yang dituduh “memberikan dan menerima suap” serta hartanya yang banyak tidak jelas asal-usulnya, lapor Xinhua mengutip keterangan dari komisi militer.
“Pada sore hari tanggal 23 November Zhang Yang bunuh diri di rumahnya,” lapor Xinhua.
Penyelidikan terhadap Zhang Yang, pejabat Departemen Urusan Politik militer China, difokuskan pada dugaan keterlibatan dirinya dengan 2 mantan jenderal koruptor.
Zhang diduga berkaitan dengan Guo Boxiong yang dihukum penjara seumur hidup pada Juli 2016 karena suap, dan Xu Chaiho yang meninggal karena kanker pada bulan Maret 2015 ketika menjalani proses persidangan.
Xu dan Guo keduanya adalah mantan petinggi Komisi Pusat Militer China yang diketuai Presiden Xi Jinping.
Lebih dari 1,3 juta anggota Partai Komunis, termasuk pejabat militer, telah dijatuhi hukuman karena korupsi sejak Xi mulai berkuasa pada 2012.
Kampanye antisuap Xi memusatkan perhatian pada militer China, yang sekarang sedang dalam proses modernisasi.
Baik anggota militer aktif maupun pensiunan pernah mengatakan bahwa korupsi yang merajalela di tubuh militer dapat mempengaruhi kemampuan China dalam berperang.
Namun, sebagian pihak skeptis terhadap upaya Xi menata ulang militer. Para kritikus menuding Xi memanfaatkannya untuk menyingkirkan lawan-lawan politik, sehingga dia bisa mempertahankan jabatannya sebagai presiden dan petinggi Partai Komunis.*