Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga Yunani Membakar Bendera Turki dalam Protes Menentang Kembalinya Masjid Hagia Sophia Menjadi Masjid

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 27 Juli 2020 09:44 9:44 am
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 27 Juli 2020 09:44
Bagikan
Perbatasan Yunani-Turki di dekat kota Alexandroupolis, Yunani.
Bagikan

Hidayatullah.com-Pada Jum’at (24/7/2020), Masjid Hagia Sophia secara resmi telah berfungsi sebagai tempat ibadah. Dalam shalat Jum’at perdana tersebur, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan ribuan Muslim hadir. Jama’ah membludak hingga ke jalanan, jarak 1,6 km dari Majid Hagia Sophia pun penuh oleh jama’ah yang tak bisa masuk ke masjid. Sukacita menyeruak dengan gema takbir dan tahmid yang terus dikumandangkan hingga prosesi shalat jum’at dimulai pada hari itu.

Sementara itu di hari yang sama, warga Kristen Ortodoks Yunani melakukan protes di negaranya menentang difungsikannya kembali Masjid Hagia Sophia sebagai tempat ibada umat Islam setelah 86 tahun. Bel-bel gereja dibunyikan sebagai tanda dukacita gereja Yunani.

Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis pada hari Jumat, mengatakan apa yang terjadi di Istanbul adalah “bukan unjuk kekuatan, tetapi bukti kelemahan”.

Dia juga menyebut Turki sebagai “pembuat onar”, dan konversi Masjid Hagia Sophia itu sebagai “penghinaan terhadap peradaban abad ke-21”.

Di Thessaloniki, warga Yunani membakar bendera Turki dalam aksi protes yang sama, Anadolu Agency melaporkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemerintah Yunani, yang dianggap telah mendorong terjadinya aksi tersebut, merespon dengan mengeluarkan pernyataan kecaman.

“Kami dengan tegas mengutuk tindakan apa pun yang menodai simbol nasional negara mana pun, dalam hal ini Turki,” kata Kementerian Luar Negeri Yunani dalam sebuah tweet.

Pernyataan itu muncul setelah Turki terlebih dahulu mengecam pihak berwenang Yunani karena menunjukkan “permusuhan mereka terhadap Islam dan Turki dengan dalih bereaksi terhadap pembukaan Masjid Hagia Sophia untuk beribadah.”

“Kami mengutuk keras pernyataan bermusuhan yang dibuat oleh anggota Pemerintah Yunani dan Parlemen yang memprovokasi opini publik dan membiarkan pembakaran bendera kami yang mulia di Thessaloniki,” Hami Aksoy, juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki, mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis.

Hubungan antara Ankara dan Athena telah memburuk dalam beberapa bulan terakhir dan ketegangan meningkat atas Masjid Hagia Sophia.

“Kami melihat bahwa target negara-negara yang membuat begitu banyak kebisingan dalam beberapa hari terakhir bukanlah Hagia Sophia atau Mediterania timur,” ujar Erdogan dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Sabtu (25/7/2020).

“[Target mereka] adalah kehadiran negara Turki dan Muslim di wilayah ini.”

Dia juga mengecam pernyataan bermusuhan oleh pemerintah Yunani dan anggota Parlemen serta pembakaran bendera Turki di Thessaloniki sebelumnya.

Hagia Sophia difungsikan sebagai gereja selama 916 tahun hingga penaklukan Konstantinopel, kini Istanbul, dan menjadi sebuah masjid dari tahun 1453 hingga 1934 – hampir 500 tahun – dan kemudian oleh Kemal Attaturk diputuskan untuk diubah menjadi museum, keputusan yang dianggap tidak sah dan kemudian dibatalkan pada 10 Juli 2020 ini melalui Dewan Negara Turki.

Pada tahun 1985, selama menjadi museum, Hagia Sophia ditambahkan ke Daftar Warisan Dunia UNESCO.

Selain menjadi masjid yang berfungsi, Pemerintah Turki telah mengumumkan bahwa Masjid Hagia Sophia adalah tujuan wisata utama Turki dan akan tetap terbuka untuk pengunjung domestik dan asing.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bakar Bendera TurkiEropaHagia SophiaMediterianTurkiYunani
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Bogor dan Pemkab Bolehkan Umat Islam Berkurban di Zona Mana Saja
Tulisan selanjutnya Pasukan Israel Menculik Seorang Anak Perempuan Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?