Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Korban Bataclan Palsu Dihukum Penjara

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Desember 2017 05:35 5:35 am
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Desember 2017 05:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pria yang membuat pengakuan palsu bahwa dirinya adalah salah satu korban selamat dalam serangan bom bunuh diri tahun 2015 di teater Bataclan, Paris, telah dijatuhi hukuman penjara.

Hari Jumat (1/12/2017), pengadilan di Versailles, sebelah barat Paris, menghukum Cedric Rey dua tahun penjara, 18 bulan di antaranya berupa hukuman bersyarat, atas dakwaan berusaha melakukan penipuan untuk mendapatkan santunan dari negara sebagai korban terorisme.

Cerita Rey perihal serangan 13 November 2015 banyak dikutip media. Dia bahkan bercerita dan mengunjungi lokasi di mana dia berada ketika serangan teror terjadi waktu itu, dengan disorot kamera televisi AFP.

Sopir ambulan berusia 29 tahun itu mengaku sedang minum-minum dengan dua temannya di luar Bataclan, ketika 3 orang yang diklaim terkait ISIS, menyerang lokasi konser musik tersebut, dengan meledakkan bom dan melancarakan tembakan sehingga sekitar 90 orang tewas.

Rey mengklaim salah satu pelaku menodongkan senjata api ke arahnya dan melepaskan tembakan, tetapi justru terkena seorang wanita hamil yang melintas di depannya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Setelah serangan itu, Rey berusaha mendapatkan santunan dari pemerintah yang diperuntukkan para korban serangan terorisme. Namun, aplikasinya ditolak setelah dia gagal menyerahkan dokumen-dokumen yang disyaratkan untuk mendukung klaimnya.

Tidak hanya itu, pemuda tersebut bahkan bergabung dengan kelompok korban yang selamat dari serangan tersebut, Life for Paris, bersama dengan orang-orang yang lolos dari maut. Dia pun membuat tato di bagian lengan bawah kanannya untuk mengenang peristiwa itu, gambar wanita Marianne yang merupakan simbol Republik Prancis dengan bangunan Bataclan di belakangnya.

Polisi menjadi curgia dengan cerita Rey setelah mendapati beberapa kejanggalan, termasuk fakta tidak ada wanita hamil yang tewas dalam peristiwa itu.

Polisi kemudian menelusuri keberadaan Rey di waktu sekitar kejadian dengan menggunakan data telepon genggamnya. Ternyata Rey berada sekitar 30 km jauhnya dari Bataclan ketika serangan terjadi, dan baru muncul di luar Bataclan sekitar tengah malam ketika kejadian tersebut sudah berlalu.

Rey, yang sekarang tinggal di Kaledonia Baru, teritori Prancis di Pasifik Selatan, sudah mengakui cerita palsu yang dikarangnya.

Saat mengunjungi Prancis bulan Oktober lalu, dia menyerahkan diri ke polisi.

Pemuda itu ditempatkan dalam tahanan sambil menunggu persidangan dan diperintahkan menjalani tes kejiwaan.

Pengacara Rey menolak untuk memberikan komentar perihal kasus yang ditanganinya dan mengatakan kliennya tidak lagi bersedia berbicara kepada media, lapor RFI Sabtu (2/12/2017).

Sedikitnya 7 orang sudah dinyatakan bersalah melakukan penipuan dengan tujuan mendaparkan dana kompensasi dari pemerintah, dengan mengaku-aku sebagai korban selamat dari serangan teror di Paris yang beruntun dengan serangan di Stade de France dan di sejumlah restoran di Paris bagian timur, yang merenggut total 230 nyawa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Seruan IKADI Jawa Timur atas Aksi Reuni Alumni 212
Tulisan selanjutnya Pernah Larang Ucapan Natal, Yusuf Estes Ditolak Masuk Singapura

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?