Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Oprah Winfrey Tak Minat Jadi Capres Amerika Serikat?

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Januari 2018 08:25 8:25 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Januari 2018 08:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Juragan media Amerika Serikat Oprah Winfrey membantah spekulasi di media yang menyebutnya berminat untuk mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat dalam pemilu 2020, dengan alasan “tidak memiliki DNA” untuk itu.

Setelah Winfrey, 63, berpidato dalam acara penyerahan Golden Globe Award awal bulan ini, muncul spekulasi bahwa miliarder media itu memiliki ambisi politik, kemungkinan duduk di Oval Office.

Namun, dalam wawancara dengan majalah InStyle, yang dilakukan tiga pekan sebelum acara Golden Globe itu dan akan diterbitkan bulan Maret besok, dia mengatakan bahwa jabatan presiden AS “bukan untuk dirinya.”

“Saya selalu merasa yakin dan pasti dengan diri saya untuk mengetahui apa yang saya bisa atau tidak bisa lakukan,” kata wanita yang dikenal pekerja keras dan berhasil menjadikan dirinya pengusaha sekaligus selebriti media yang sukses itu.

“Dan itu bukanlah sesuatu yang menarik hati saya. Saya tidak punya DNA untuk itu,” imbuhnya, seperti dilansir Asharq Al-Awsat (26/1/2018).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Usai pidatonya di acara Golden Globe itu, sejumlah teman Winfrey mengatakan bahwa dia “berpikir untuk mencalonkan diri dalam pilpres 2020.”

Mungkin saja Winfrey mengubah pendiriannya setelah pidato tersebut.

Dalam wawancara dengan InStyle tersebut, Winfrey menyuarakan optimismenya terhadap situasi politik di Amerika Serikat sekarang ini.

“Situasi saat ini benar-benar membuka mata banyak orang bahwa pada faktanya mereka punya suara, dan situasi saat ini membuat orang terlibat dalam cara yang tidak pernah terjadi sebelumnya.”

Oprah Winfrey menjadi terkenal di seantero Amerika Serikat, bahkan dunia, dengan menjadi pembawa acara sejumlah program bincang-bincang di televisi. Di kemudian menginvestasikan uangnya di bidang media. Bersama dengan sejumlah pemilik modal yang digandengnya, Winfrey mendirikan usaha penerbitan majalah, membuat sejumlah program acara televisi dan film, serta menggeluti serius bidang usaha televisi kabel dan radio satelit.

Donald Trump, yang populer di layar televisi sebagai pembawa acara populer The Apprentice, senang-senang saja mendengar kabar rencana pencapresan Oprah Winfrey –yang selama ini dikenal sebagai salah satu donatur Partai Demokrat. “Saya akan mengalahkan Oprah,” ujar Trump. “[Bersaing] dengan Oprah pasti akan sangat menyenangkan,” imbuhnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah India: Puluhan Juta Anak Perempuan Tak Diinginkan Keluarganya
Tulisan selanjutnya Jangan Terbiasa Berkata Bohong pada Anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?