Hidayatullah.com–Air India mendapat izin untuk terbang ke Israel melalui wilayah udara Saudi dalam penerbangan langsung untuk memulai antara New Delhi dan Tel Aviv pada akhir Maret. Hal itu mengakhiri larangan berpuluh-puluh tahun oleh Arab Saudi mengenai penggunaan wilayah udara untuk penerbangan ke Israel, demikian lansir media penjajah Ynet News (7/3/2018).
Maskapai penerbangan nasional India telah mendapatkan izin untuk memulai penerbangan langsung antara New Delhi dan Tel Aviv yang akan melewati wilayah udara Saudi, kata seorang pejabat Rabu.
Juru bicara Air India Pravin Bhatnagar mengatakan, maskapai tersebut akan mulai menerbangkan rute tersebut tiga kali dalam seminggu dari 22 Maret.
Situs web maskapai ini menunjukkan pilihan untuk memesan penerbangan ke Tel Aviv dari New Delhi mulai tanggal tersebut, dengan tarif mulai dari 24.124 rupee India ($ 371,94).*