Hidayatullah.com–Dua orang dirawat karena terpapar zat tak dikenal di kota Salisbury, England, menurut polisi. Salah satunya merupakan bekas agen ganda Rusia.
Sumber-sumber dekat penyelidikan mengatakan kepada BBC dan Reuters bahwa satu orang korban bernama Sergei Skripal, yang merupakan bagian dari pertukaran mata-mata antara Amerika Serikat dan Rusia tahun 2010. Pria Rusia itu bekerja menjadi agen ganda untuk intelijen Inggris IM6 dan dipenjara di Rusia pada 2006, karena membocorkan nama-nama agen Rusia yang menyamar. Rusia melepaskan 4 tawanan dan ditukar 10 mata-mata AS.
Seorang saksi wanita kepada BBC Senin (5/3/2018) bahwa dia melihat seorang wanita tua dan seorang pria duduk-duduk di bangku restoran dan kelihatan sepertinya mereka telah memakan sesuatu yang “yang kuat.” Si wanita kelihatan ambruk ke arah si pria, yang membuat gerakan tangan aneh sambil memandang ke angkasa.
Media Inggris yang melaporkan kejadian itu membandingkannya dengan insiden yang menimpa bekas agen Rusia Alexander Litvinenko, yang tewas karena racun zat radioaktif pada 2006.
Salisbury Journal melaporkan bahwa petugas darurat memperkirakan kedua orang tersebut kemungkinan terpapar fentanyl, obat sintetis serupa heroin tetapi jauh lebih kuat. Tidak jelas apakah mereka sampai menelan zat tersebut atau hanya terpapar, sebab meskipun hanya terpapar di kulit atau terserap lewat kulit narkoba tersebut bisa menimbulkan efek.
Seorang jubir Public Health England (PHE) mengatakan mereka yang terpapar sudah didekontaminasi, dan ilmuwan-ilmuwan dari Centre for Radiation, Chemical and Environmental Hazard yg berada di bawah PHE akan terus mengawal kasus ini.*