Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penghapusan Mejelis Syura Mesir Disetujui Komite Konstitusi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 November 2013 07:17 7:17 am
Ama Farah
Dipublikasikan 9 November 2013 07:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Peniadaan majelis tinggi parlemen Mesir, yang dikenal dengan Majelis Syura, dari rancangan konstitusi Mesir untuk membentuk sistem parlemen satu kamar telah mendapatkan dukungan dari para politisi.

Setelah melakukan pertemuan selama 5 jam, anggota komite konstitusi akhirnya setuju untuk membubarkan Mejelis Syura dengan suara 23 banding 19. Penghapusan lembaga itu akan berlaku efektif jika rancangan konstitusi baru disetujui lewat referendum nasional yang akan datang.

“Penghapusan dewan itu merupakan hal yang baik dan mencerminkan keinginan rakyat,” kata Ahmad Bahauddin Shaaban dari Partai Sosialis Mesir kepada Ahram Online (8/11/2013).

Shaaban mengatakan lembaga legislatif itu perannya tidak banyak dan tujuannya hanya untuk meloloskan orang-orang yang dekat dengan rezim. Shaaban juga mengatakan Majelis Syura justru menjadi kendala, misalnya dalam masalah anggaran negara.

Majelis Syura Mesir dibentuk pada masa presiden Anwar Sadat yang menjadi lembaga resmi setelah referendum tahun 1979. Eksistensi lembaga itu tetap dipertahankan sampai pembahasan konstitusi tahun 2012.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sepertiga anggota Majelis Syura dipilih oleh presiden secara langsung, sisanya diangkat lewat pemilihan. Peran lembaga itu adalah sebagai lembaga konsultatif untuk legislatif dan memiliki wewenang menentukan siapa yang menjadi pemimpin di lembaga media milik pemerintah.

Yasser el-Hudaibi, anggota partai liberal Wafd mengatakan bahwa meskipun presiden partai mereka El-Sayed el-Badawy lebih memilih untuk mempertahankan keberadaan Mejelis Syura, namun dia mendukung keputusan pembubarannya. Seperti Shaaban, Hudaibi mengatakan Majelis Syura menghabiskan uang rakyat jutaan pound tanpa ada tugas dan wewenang legislatif.

Jurubicara Partai Mesir Kuat yang beraliran tengah, Ahmad Imam, kepada Al-Ahram mengatakan setuju dengan pembubaran Majelis Syura. Menurutnya, partai-partai politik di Mesir tidak memiliki kemampuan untuk menyediakan kandidat yang kompeten sebagai calon di majelis rendah dan tinggi. Oleh karena itu lebih baik jika memusatkan perhatian pada satu majelis saja. Peran Mejelis Syura dapat diisi oleh lembaga-lembaga negara lain yang cukup memiliki pakar sebagai penasihat.

Berbeda dengan pendapat di atas, tokoh terkemuka liberal dari Partai Front Demokratik Amr Ali kepada situs berita milik swasta Sada el-Balad mengatakan menentang penghapusan Majelis Syura. Ali berpendapat Mesir memiliki jumlah penduduk banyak, yang menurutnya hampir 100 juta, yang memerlukan sistem bikameral dengan banyak wakil rakyat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemilu Parlemen dan Presiden Mesir 2014 , Al-Ikhwan Boleh Ikut
Tulisan selanjutnya Polio Merebak di Suriah, 20 Juta Anak TimTeng akan Divaksinasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?