Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengawal Obama Main WTS, Kolombia Tuntut AS Minta Maaf

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 27 April 2012 09:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Kolombia meminta Amerika Serikat agar membuat penyataan maaf dan mengklarifikasi masalah skandal prostitusi yang melibatkan para pengawal Presiden Barack Obama belum lama ini.

Permintaan Bogota itu disampaikan kepada publik pada hari Kamis (26/04/2012) oleh Gabriel Silva, duta besar Kolombia untuk Amerika Serikat, dalam wawancaranya dengan situs harian El Tiempo, lansir Xinhua.

Dalam wawancara itu utusan Kolombia tersebut mengatakan bahwa ia juga meminta Gedung Putih membuat pernyataan klarifikasi untuk “melindungi reputasi Cartagena.”

Cartagena merupakan daerah pariwisata internasional paling populer di pantai utara Kolumbia.

Kota itu menjadi tempat penyelenggaraan konferensi tingkat tinggi pemimpin 30 negara di benua Amerika pada 14-15 April 2012, termasuk Presiden AS Obama. Petugas pengaman presiden AS, Secret Service dan personel militer, tiba lebih dulu di kota itu untuk memeriksa keamanan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Berdasarkan pemeriksaan yang masih berlanjut, personel keamanan presiden AS itu menyewa sekitar 21 pelacur dan membawanya ke ruangan mereka. Salah seorang pekerja seks komersial yang disewa kemudian melapor ke polisi setempat karena masalah pembayaran yang tidak sesuai.

Kasus itu justru lebih mendapatkan perhatian publik dunia, ketimbang acara KTT.

Hingga saat ini 12 personel Secret Service dan 12 personel militer Amerika Serikat lain dinyatakan terlibat dalam skandal pelacuran di Cartagena.

Pemerintah Kolombia tidak bisa menerima begitu saja kejadian itu, karena perilaku bejat personel keamanan Amerika Serikat menimbulkan kesan buruk pada citra Cartagena sebagai tujuan wisata internasional.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Media Islamold migrateWTS
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Saudi Ingin Pergi ke Al Aqsha
Tulisan selanjutnya Mencari Ikan di Laut Palestina, Ditembaki, Dirampas, Ditangkap, Dibunuh…

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?