Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polisi Thailand Amankan 700 Kg Narkoba Crystal Meth

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 April 2018 19:38 7:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 April 2018 19:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kepolisian Thailand hari Senin (2/4/2018) mengatakan bahwa mereka telah menyita sekitar 700 kg narkoba jenis crystal meth dan menangkap 11 orang sebagai hasil dari sejumlah operasi penggerebekan.

Narkoba itu, yang diciduk ketika akan dikirimkan ke Malaysia, disebut-sebut bernilai sekitar 700 juta bath atau $22,42 juta di wilayah Thailand. Polisi mengatakan harga di luar negeri lebih tinggi, lansir DW.

Narkoba tersebut di sita di daerah Chumpon, selatan Thailand, meskipun katanya diproduksi di kawasan “Segitiga Emas”, kawasan terpencil di pertemuan perbatasan Thailand, Myanmar dan Laos.

Letjen Sommai Kongvisaisuk, kepala badan pemberantasan narkoba Thailand, mengatakan kepada reporter bahwa penyitaan itu tidak akan menyurutkan produksi narkoba.

“Tahun lalu kami sudah pernah menyabot narkoba dalam jumlah besar .. tetapi kapasitas produksinya tetap tak tersentuh,” kata Kongvisaisuk.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dua tersangka warga Thailand dan dua warga Malaysia ditangkap.

Kantor berita AFP hari Selasa (3/4/2018) melaporkan bahwa crystal meth dalam jumlah lebih besar telah ditemukan di Provinsi Chiang Rai, di bagian utara Thailand yang merupakan jantungnya kawasan Golden Triangle. Narkoba itu katanya telah dikemas dalam kantong-kantong pupuk dan dimuat ke truk pickup.

Sebuah laporan dari United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) tahun lalu memperingatkan bahwa kemunculan narkoba-narkoba jenis methamphetamine yang diproduksi dalam jumlah besar di Golden Triangle. Kawasan segitiga itu merupakan basis kartel-kartel narkoba yang memproduksi opium dan methamphetamine dalam jumlah banyak.

Crystal meth –varian methamphetamine yang lebih keras– diselundupkan lewat selatan menuju Malaysia atau bahkan ke negara yang lebih kaya, yaitu Australia, di mana harga jualnya lumayan lebih tinggi.

Narkoba alternatifnya yang lebih murah, Yaba (pil methamphetamine yang dibubuhi kafein), juga sangat populer di kawasan itu.

Sejumlah operasi penggerebekan yang tidak berkaitan yang dilakukan sejak 25 Maret menghasilkan penangkapan sedikitnya 7 orang lain.

Hari Selasa (3/4/2018), polisi memamerkan narkoba hasil sitaan yang bernilai lebih dari 890 juta bath, di kantor pemerintahan di bagian utara Bangkok. Selain methamphetamine aparat menyita kokain, kanabis dan ekstasi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inilah Pendapat Bin Salman Mengenai “Israel” dan Yahudi
Tulisan selanjutnya Mosi Integral Natsir Tegaskan Umat Islam Tulang Punggung Bangsa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Berita
27 Agustus 2026 15:03
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?