Hidayatullah.com—Wakil-wakil rakyat Spanyol hari Jumat (1/6/2018) memberikan mosi tidak percaya kepada Perdana Menteri Mariano Rajoy, menyusul skandal keuangan yang melibatkan partainya.
Mosi tidak percaya itu diberikan dengan 180 suara mendukung, 169 menolak dan satu abstain.
Dilansir DW, mosi tidak percaya itu diberikan parlemen setelah pekan lalu 29 orang yang terkait dengan parpolnya Rajoy, Partai Rakyat, divonis hukuman berat karena memiliki rekening rahasia. Mereka yang dihukum termasuk sejumlah politisi terpilih.
Mahkamah Nasional di Madrid hari Senin ( 28/5/2018) menjatuhkan hukuman kepada 29 orang, yang jumlahnya jika ditotal 351 tahun penjara karena menjalankan sejumlah rekening rahasia yang dibuat pada tahun 1990-an dan awal 2000-an guna menggalang dana secara ilegal untuk kampanye Partai Rakyat. Partai itu didenda 245.000 euro (3,9 miliar rupiah) karena menerima suap dengan imbal balik kontrak. Menurut hakim tidak ada pejabat dari pemerintahan saat ini yang terlibat skandal tersebut.
Meskipun Rajoy, 63, dipandang berhasil meloloskan Spanyol dari krisis sejak berkuasa pada 2011, tetapi kebijakan pengetatan anggarannya dipandang justru memperparah ketimpangan dalam masyarakat dan tidak berhasil memangkas pengangguran. Partainya selama beberapa tahun juga kerap mendapatkan tuduhan korupsi dan puncaknya pada skandal terbaru ini.
Politisi sosialis Pedro Sanchez dari PSOE, yang mengusulkan dilakukannya voting guna memberikan mosi tidak percaya kepada Rajoy, akan menggantikannya sebagai perdana menteri.*