Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kekerasan terus Terjadi, 36 Terbunuh dalam Bentrok dan Serangan Terbaru di Kashmir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Juni 2018 10:52 10:52 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Juni 2018 10:52
Bagikan
Para pengunjuk rasa bentrok dengan pasukan keamanan India di tengah gas air mata selama protes setelah tentara India menewaskan dua militan dan empat warga sipil di desa Pahnoo di distrik Shopian, di Kashmir, India pada 5 Maret 2018.
Bagikan

Hidayatullah.com–Meskipun operasi keamanan telah ditunda tiga bulan selama bulan Ramadan, setidaknya 36 orang, 16 kelompok pembebasan, 10 penduduk sipil dan 10 personel angkatan bersenjata terbunuh dan 15 serangan granat terjadi di sepanjang Kashmir.

Dalam serangan granat itu 40 orang, termasuk 17 personel angkatan bersenjata India terluka, demikian kutip economictimes.indiatimes.com.

Selama periode ini, para kelompok pembebasan berhasil melarikan diri dengan tujuh senapan dari empat titik berbeda.

Penyusupan itu, kata sumber kepolisian India, terjadi dengan cepat dan semua kelompok pembebasan yang terbunuh dalam 20 hari terakhir ditembak mati di distrik-distrik perbatasan. Sumber kepolisian mengklaim bahwa lebih banyak militan yang berhasil menyeberangi perbatasan. Pada 16 Mei, Kemendagri telah mengumumkan Operasi  Tempur Non Inisiasi (NICO) di Jammu dan Kashmir selama Ramadhan.

Kemudian diikuti oleh pernyataan Mendagri Rajnath Singh yang mengatakan India bersedia berurusan dengan Hurriyat dan Pakistan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Mahasiswa Simbol Baru Penentangan Warga Kashmir terhadap India

Singh akan mengunjungi Jammu dan Kashmir pada minggu ini untuk meninjau keamanan Amarnath Yatra.

“Serangan ini menimbulkan tanda tanya terkait kemungkinan perpanjangan NICO. Namun, jika itu dilakukan, itu akan menjadi sebuah keputusan politik dalam pandangan Amarnath Yatra. Penegak hukum tidak akan senang dengan serangan ini dan apa yang sedang terjadi di wilayah militer,” seorang pejabat senior kepolisian mengatakan.

Kelompok pembebasan dituduh menggunakan IED atau bom rakitan sejak 2017 dan dalam tiga minggu terakhir, dua IED telah ditanam di Shopian dan Sopore.

Di Shopian, tiga personel militer terluka, sementara di Sopore, IED dapat dijinakkan. Ketua Menteri Jammu dan Kashmir Mehbooba Mufti berulangkali menyerukan Hurriyat untuk mengambil keuntungan dari penawaran genjatan senjata dan dialog dan menanggapinya secara positif.

Baca: India Tutup 22 Media Sosial di Kashmir

Sebagaimana diketahui, Kashmir, yang mayoritas ditempati Muslim, dikuasai India dan Pakistan dalam beberapa bagian dan diklaim oleh keduanya secara penuh. Sepotong kecil wilayah Kashmir juga dipegang oleh Tiongkok.

Kedua negara telah tiga kali berperang – pada tahun 1948, 1965 dan 1971 – sejak mereka dipartisi pada tahun 1947, dua di antaranya memperebutkan Kashmir.

Begitupun di gletser Siachen, Kashmir utara, pasukan India dan Pakistan telah berperang beberapa kali sejak tahun 1984. Gencatan senjata mulai berlaku pada tahun 2003 lalu.

Beberapa kelompok Kashmir di Jammu dan Kashmir telah berperang melawan kekuasaan India untuk kemerdekaan atau untuk bersatu dengan negara tetangga Pakistan.

Dari peperangan tersebut, beberapa organisasi hak asasi manusia, mengatakan ribuan orang dilaporkan tewas dalam konflik sejak tahun 1989 silam.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bentrokIndiaJammuKashmirkekerasanRamadhanserangan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menteri Israel Sebut Satu-satunya Negara Bisa ada di ‘Israel’ adalah Zionis”
Tulisan selanjutnya Gubernur Anies Segel 932 Bangunan di Pulau Reklamasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?