Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki Marah Austria Tutup Tujuh Masjid dan Usir Sejumlah Imam Masjid

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Juni 2018 21:11 9:11 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Juni 2018 21:11
Bagikan
Muslim Austria
Muslim Austria
Bagikan

Hidayatullah.com–Austria telah mengumumkan akan menutup tujuh masjid dan mengusir sejumlah imam masjid di negara itu yang dikatakan didanai oleh negara-negara asing.

Kanselir Austria, Sebastian Kurz, mengatakan pada Jumat (08/06/2018) langkah itu diambil sebagai tindakan tegas terhadap apa yang disebutnya sebagai “aktivitas politik Islam”, seperti dilaporkan kantor berita AFP dikutip BBC.

“Segala kegiatan yang terkait dengan politik Islam dan gerakan radikal tidak akan mendapat tempat di Austria,” kata Kurz.

Langkah itu oleh Turki disebut sebagai bentuk islamofobia.

Keputusan ini diambil pemerintah Austria setelah tim otoritas urusan agama melakukan penyelidikan independen di sejumlah masjid di ibu Kota Wina yang pendanaannya dilaporkan didukung oleh Turki.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Penyelidikan itu antara lain menyasar foto-foto yang memperlihatkan kegiatan anak-anak muda yang mengenakan kemeja mirip tentara Turki dalam sebuah acara internal di sebuah masjid di Wina.

Baca: Austria Godok Larangan Hijab Bagi Anak Muslim

Menurut tim peneliti, foto-foto itu – yang kemudian diterbitkan mingguan Falter – menggambarkan mereka terlibat semacam pertunjukan drama mengenai kemenangan rezim Ottoman Turki dalam pertempuran Gallipoli selama Perang Dunia I.

Dalam foto-foto yang diterbitkan awal tahun ini terlihat pula adegan ketika beberapa tentara Turki itu tewas dan kemudian ditutup dengan bendera Turki.

Anak-anak itu juga terlihat melakukan aktivitas baris-berbaris, menghormati, serta melambaikan bendera Turki.

Dilaporkan masjid itu dikelola oleh Asosiasi Budaya Turki-Islam atau ATIB, yang berpusat di kota Koln Jerman, dan merupakan cabang dari Direktorat Urusan Agama Turki, Diyanet.

ATIB sendiri menyatakan mengutuk segala aktivitas yang terekam dalam foto-foto itu dan “sangat menyesalkannya”.

Baca: Larangan Cadar di Austria Mulai Berlaku

Kritikan Turki

Pemerintah Austria mengatakan 60 dari 260 imam masjid di negara itu sedang diselidiki, 40 di antara mereka merupakan bagian dari Asosiasi Budaya Turki-Islam.

“Masyarakat paralel, politik Islam dan kecenderungan radikal tidak mempunyai tempat di negara kami, ” kata Kanselir Austria Sebastian Kurz, Jumat (08/06/2018).

Langkah Austria ini sontak dikritik oleh Turki. Juru bicara presiden Ibrahim Kalin menyampaikan kecaman lewat Twitter.

Menurutnya, keputusan itu mencerminkan gelombang islamofobia, rasisme dan diskriminasi di negara tersebut.

Hubungan kedua negara memburuk selama beberapa tahun terakhir.

Dalam kampanye pemilihan umum tahun lalu, Kurz menitikberatkan pada kekhawatiran akan arus pendatang dan integrasi Muslim. Partai konservatif pimpinannya, Partai Rakyat (ÖVP), membentuk koalisi pemerintah dengan partai kanan jauh Partai Kebebasan (FPÖ).

Kurz menghendaki Uni Eropa membatalkan negosiasi keanggota Turki – sikap yang membuat marah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AustriaFPÖimam masjidislamofobiamasjidOttomanPartai KebebasanPartai RakyatradikalTayyip ErdoganTurkiWina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 19 Hari Hafal Al Qur’an (2)
Tulisan selanjutnya yahya cholil staquf MUI: Kunjungan Yahya Cholil Staquf ke Israel Tidak Perlu Dilakukan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?