Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lagi, 5 Orang Dibantai di India karena Rumor di Whatsapp

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Juli 2018 08:34 8:34 am
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Juli 2018 08:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Lima pria dibantai oleh kerumunan warga yang mengamuk di negara bagian Maharashtra, India, menyusul beredarnya rumor di Whatsapp tentang penculikan anak.

Dua belas orang ditangkap karena pembantaian itu, yang terjadi pada hari Ahad (1/7/2018), kata pihak kepolisian kepada BBC Marathi.

Polisi memberlakukan jam malam di desa tersebut, karena dituasi masih panas dan polisi mendatangkan pasukan tambahan.

Mereka mengatakan bahwa orang dari komunitas nomaden sering melewati desa tersebut sambil meminta-minta, dan mereka sedang melakukan kebiasaan itu ketika peristiwa terjadi.

Salah satu pria dari komunitas nomaden itu diduga terlihat berbicara dengan seorang anak perempuan. Warga desa lantas curiga dan menanyai mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Oleh karena warga desa tidak puas dengan jawaban orang-orang nomaden itu, mereka lantas membawa sejumlah pria nomaden ke sebuah ruangan dan mulai memukulinya dengan bilah bambu dan batu,” kata Ramkumar, seorang pejabat senior kepolisian kepada reporter BBC Marathi.

Rumor sepertinya beredar luas melalui Whatsapp, kata Ramkumar.

Ketika polisi datang ke lokasi, warga yang marah juga menyerang petugas, imbuhnya.

Lima korban sudah diidentifikasi, mereka adalah Bharat Bhosale, Dadarao Bhosale, Raju Bhosale, Aganu Hingole dan Bharat Mawale.

“Ini insiden yang sangat serius dan sangat disayangkan,” kata Dada Bhuse, seorang anggota legislatif setempat kepada BBC. “Kami akan mengambil tindakan yang lebih tegas terhadap penuduh dan mereka yang menyebarkan rumor ini.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prancis Turunkan Batas Kecepatan untuk Kurangi Kematian di Jalan
Tulisan selanjutnya Tips Ramzan Kadyrov: Atasi Korupsi dengan Menyita Seluruh Aset Koruptor

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?