Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ribuan Orang Hadiri Pemakaman Insinyur Dam Ethiopia yang Dibunuh

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Juli 2018 12:44 12:44 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Juli 2018 12:44
Bagikan
Simegnew Bekele.
Bagikan

Hidayatullah.com–Polisi Ethiopia menembakkan gas air mata ke arah ribuan orang yang berjubel untuk memberikan perhormatan terakhir kepada insinyur kepala proyek bendungan raksasa Sungai Nil yang kontroversial.

Simegnew Bekele ditemukan tewas tertembak di Ibu Kota Addis Ababa pada hari Kamis (26/7/2018). Tidak jelas apakah kematiannya berkaitan dengan proyek bendungan kontroversial Grand Renaissance Dam di aliran Sungai Nil bernilai $4 miliar.

Kematian Simegnew membuat banyak orang berduka. Ratusan orang memadati katedral, sementara ribuan lainnya menyemut di luar, lapor BBC Ahad (29/7/2018).

Baca: Mesir Terancam Bendungan Ethiopia di Sungai Nil Biru 

Polisi setempat mengatakan mereka masih menyelidiki kasus penembakan insinyur tersebut.

Pemerintah Mesir menentang pembangunan dam raksasa itu, karena takut aliran air Sungai Nil akan berkurang. Sebagaimana diketahui, Mesir yang terletak di hilir Sungai Nil juga memanfaatkan aliran deras sungai besar itu untuk Bendungan Aswan, yang dipakai sebagai pembangkit listrik tenaga air serta irigasi pertanian.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Mahasiswa Indonesia Tewas Terseret Arus Sungai Nil 

Menyusul kabar pembunuhan Simegnew hari Kamis, muncul demonstrasi spontan di luar kantor lembaga penyiaran milik pemerintah di Addis Ababa. Warga menuntut keadilan bagi insinyur yang ditembak mati orang tak dikenal itu.

Koresponden Wall Street Journal wilayah Afrika Matina Stevis-Gridneff mengatakan kepada BBC bahwa Simegnew sudah menjadi ikon ambisi Ethiopia menyongsong masa depan. Dia juga menjadi simbol pembangunan dam raksasa itu, yang disebut-sebut sebagai proyek infrastruktur paling ambisius yang pernah dicapai di Benua Afrika.

Menurut laporan Fana Broadcasting Corporation, lembaga penyiaran afiliasi pemerintah, pemakaman Simegnew dihadiri oleh keluarga, saudara dan teman-temannya, serta Presiden Mulatu Teshome dan Wakil PM Demeke Mekonnen.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:EthiopiaInsinyurMesirSungai Nil
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Unicef: 28 Persen Korban Perdagangan Manusia adalah Anak-Anak
Tulisan selanjutnya MIUMI Gelar Bedah Buku Akidah Ahlus Sunnah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Berita
31 Agustus 2026 20:04
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?