Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Deklarasi Bersama Pemimpin non-Muslim Turki Sangkal adanya “Tekanan”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 Agustus 2018 11:52 11:52 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Agustus 2018 11:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemimpin dari setiap komunitas non-Muslim di Turki berkumpul hari Selasa untuk meneken deklarasi bersama yang mengatakan mereka bebas mengikuti keyakinan mereka di Turki dan menyangkal tuduhan bahwa anggota agama minoritas telah mengalami “tekanan” pada komunitas mereka.

Diantara pemimpin kelompok itu ialah Patriak Ortodoks Yunani Bartholomew I Konstantinopel, Wakil Uskup Agung Armenia Turki Patriark Aram Ateşyan dan Kepala Rabbi Turki Ishak Haleva.

Deklarasi itu mengklarifikasi tuduhan terhadap pemerintah Turki bahwa rakyat dari agama minoritas – termasuk Kristen Ortodox, Kristen Asiria, Yaudaisme dan yang lainnya – telah dipersekusi atau dihalangi dalam beribadah dan kebebasan berekspresi keyakinan mereka.

Baca: Minoritas Kristen Turki Punya 4 Perwakilan di Parlemen

“Sebagai perwakilan agama dan direktur dari beberapa keyakinan berbeda dan kepercayaan yang telah ada di negara kami selama berabad-abad, kami dapat menghidupkan agama kami dan melaksanakan ibadah kami  dengan bebas menurut tradisi kami,” pernyataan itu dikutip Anadolu.

“Pernyataan-pernyataan yang klaim dan/atau menyiratkan bahwa [keyakinan kami] berada di bawah tekanan sangat tidak berdasar dan di luar realita. Banyak masalah dan contoh-contoh viktimisasi yang dialami pada masa lalu telah diatasi pada saat ini,” tulis para pemimpin itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mereka menambahkan bahwa mereka “secara tetap dalam konsultasi” dengan lembaga pemerintah dalam niat baik bersama untuk menemukan solusi dari masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat minoritas.

Pernyataan itu menentukan bahwa kepemimpinan dirasa dibutuhkan untuk deklarasi bersama yang jelas demi menyediakan publik informasi yang benar.

Baca: Warga Kristen dan Yahudi Dipersilahkan Kembali Pulang ke Turki

Dalam satu dekade terakhir, Turki telah berubah untuk mengembalikan hak-hak minoritas dan membantu keberlangsungan mereka karena jumlah mereka yang semakin berkurang.

Telah lama diperlakukan sebagai warga negara nomer dua, komunitas Yunani, Yahudi, Armenia dan Asiria telah memuji upaya-upaya untuk pengembalian hak mereka, meskipun mereka telah memprotes pelannya proses tersebut.

Tindakan seperti pajak kekayaan kontroversial yang ditimpakan pada 1942 terhadap orang kaya non-Muslim, sebuah pogrom pada tahun 1955 dan deportasi penduduk non-Muslim Turki pada tahun 1964 semakin menambah “situasi takut” diantara minoritas non-Muslim di masa lalu dan memaksa sejumlah besar penduduk meninggalkan negara itu.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ArmeniaDeklarasiIshak HalevaKristen AsiriaKristen Ortodoxnon MuslimPatriak Ortodoks YunaniTurkiyahudiYaudaisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dewan Syariah Nasional Siapkan Fatwa Fintech Syariah
Tulisan selanjutnya ISIS Culik 36 Perempuan dan Anak-anak dari Sweida, Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?