Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Desak Paraguay Tidak Pindahkan Lagi Kedutaannya dari Al-Quds ke Tel Aviv

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 September 2018 12:31 12:31 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 September 2018 12:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Washington mendesak pemerintah Asuncion untuk berpikir dua kali perihal “hubungan historis” di antara Amerika Serikat, Israel dan Paraguay, dan memikirkan ulang keputusan memindahkan kedutaannya kembali ke Tel Aviv dari Al-Quds (Yerusalem).

Setelah Paraguay mengumumkan rencana pemindahan kedutaannya, Wakil Presiden AS Mike Pence segera mengontak Presiden Mario Abdo Benitez lewat telepon. “Wapres mendesak kuat Presiden Abdo Benitez melanjutkan terus komitmen Paraguay sebelumnya untuk memindahkan kedutaan sebagai pertanda hubungan historis negara itu yang dibina dengan Israel dan Amerika Serikat,” kata Gedung Putih dalam pernyataan hari Kamis (6/9/2018) seperti dilansir RT.

Bulan Mei, Paraguay mengikuti langkah segelintir negara yang mengekor Amerika Serikat dengan memindahkan keduataannya dari Tel Aviv ke Al-Quds.

Atas perintah presiden sebelumnya, Horacio Cartes, kedutaan Paraguay secara resmi dipindahkan ke Al-Quds pada 21 Mei 2108, kurang dari satu pekan setelah Amerika Serikat meresmikan gedung kedutaannya di kota tua itu. Guatemala juga memindahkan kantor misi diplomatik mereka ke Yerusalem, yang dipandang Zionis Israel secara historis sebagai ibukota negaranya.

Keputusan Horatio Cartes memindahkan kedutaan negaranya dari Tel Aviv ke Al-Quds itu mendapat penentangan di dalam negeri Paraguay.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Meskipun kedutaan Paraguay sudah dipindahkan ke Al-Quds –yang sangat disambut baik oleh para pemimpin Israel, Abdo Benitez yang mengambil alih kepemimpinan Paraguay sejak Agustus 2018 memutuskan untuk membatalkan pemindahan itu.

Sebagai aksi balasan, Israel cepat-cepat mengumumkan akan menutup kantor kedutaannya yang berada di Asuncion.

Akan tetapi, Presiden Abdo Benitez bersikukuh membela keputusannya. Dia menegaskan, “Paraguay adalah negara yang memiliki prinsip,” yang menekankan pada pencapaian perdamaian yang meluas, langgeng serta berkeadilan antara rakyat Israel dan Palestina dengan mengikuti apa yang digariskan oleh hukum internasional.

“Saya menyesalkan keputusan Israel. Reaksi berupa penutupan kedutaan itu agak berlebih-lebihan dan kami mendesak pihak berwenang mempertimbangkan ulang,” kata Abdo Benitez dalam sebuah konferensi pers di Itapua, 273 mil jaraknya dari Asuncion ke arah selatan, seperti dikutip New York Times hari Kamis (6/9/2018).

Keputusan Paraguay itu diprotes oleh banyak komunitas Yahudi.

Sementara itu, Liga Arab menyambut baik pilihan pemerintah Asuncion.

Pemerintah Palestina menyebut keputusan pemerintahan Presiden Abdo Benitez itu sebagai “pencapaian diplomatik,” dan berjanji akan “segera” membuka kantor perwakilan diplomatik Palestina di negara Amerika Latin itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Serikat Akan Kirim 1.500 Prajurit Tambahan ke Jerman
Tulisan selanjutnya Tokoh Syiah Nigeria 1.000 Hari Ditahan, Pendukungnya Turun ke Jalan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?