Hidayatullah.com—Seorang wanita menembak mati tiga orang dan melukai tiga orang lainnya sebelum melepaskan peluruke arah dirinya sendiri dalam serangan di sebuah kompleks pergudangan di Maryland, Amerika Serikat.
Penembakan itu terjadi pada hari Kamis pagi (20/9/2018) di sebuah pusat distribusi farmasi di Perryman, dekat Baltimore, lapor BBC.
Pelaku bernama Snochia Moseley, 26, meninggal akibat luka peluru yang ditembakkannya sendiri. Motif serangannya belum diketahui pasti.
Penembakan massal oleh wanita merupakan peristiwa yang jarang terjadi di negeri Paman Sam. Insiden penembakan di Amerika Serikat lebih dari 95% dilakukan oleh pria.
Pelaku merupakan karyawan sementara yang kabarnya bekerja seperti biasa pagi hari itu, kata kantor Sheriff Harford County.
Namun, tak lama setelah pukul 9 waktu setempat dia mulai melepaskan tembakan di bagian luar, lalu masuk ke fasilitas tersebut sambil menenteng pistol Glock 9mm.
Dalam waktu 5 menit polisi tiba di lokasi kejadian. Ketika itu pelaku sudah membunuh tiga orang dan melukai tiga lainnya.
Petugas kepolisian menemukan wanita tersebut dalam kondisi kritis, akibat tembakan di bagian kepala yang dilakukannya sendiri. Dia kemudian menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit.
Wanita itu berasal dari Baltimore County, kata polisi.
Dia merupakan pemilik dari senjata api yang dibawanya dan telah mendaftar pistol tersebut. Wanita muda itu juga membawa beberapa magasin berisi peluru, imbuh polisi.
Petugas dari kantor sheriff setempat awalnya meminta warga menjauhi lokasi sekitar tempat kejadian, yang terletak sekitar 40km arah timur laut Baltimore. Namun, lewat Twitter kemudian mengatakan, “Kami tidak yakin ada ancaman lanjutan terhadap masyarakat.”*