Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Anggota Parlemen Inggris Diminta Mundur Setelah Mudik dalam Kondisi Positif Covid-19 Gejala Ringan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Oktober 2020 21:53 9:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Oktober 2020 21:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Pertama Skotlandia Nicola Sturgeon menyeru salah satu anggota parlemen dari partainya agar mengundurkan diri setelah diketahui mudik dalam kondisi positif Covid-19 dengan gejala ringan.

Dilansir Reuters, hari Jumat (2/10/2020) Sturgeon meminta Margaret Ferrier mengundurkan diri setelah politisi SNP (Scottish National Party) anggota House of Commons (majelis rendah parlemen Inggris) itu mengaku bepergian jarak jauh setelah dinyatakan positif Covid-19.

“Saya sudah berbicara kepada Margaret Ferrier dan menjelaskan pandangan saya bahwa dia seharusnya mundur dari jabatannya sebagai anggota parlemen,” kata Sturgeon, ketua SMP, lewat Twitter.

“Saya melakukannya dengan berat hati – dia seorang teman dan kolega – tetapi tindakannya berbahaya dan tidak dapat dibela. Saya tidak memiliki kuasa untuk memaksa seorang anggota parlemen mundur, tetapi saya berharap dia akan melakukan hal yang benar,” imbuh kepala pemerintahan Skotlandia itu.

Dilansir BBC, Ferrier berbicara selama 4 menit di ruang sidang House of Commons ketika berdebat soal kebijakan coronavirus, dan bahkan menampilkan rekaman video pidatonya di Twitter. Namun, di waktu malam hari Sabtu yang sama dia diberitahu bahwa hasil tesnya positif Covid-19.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Meskipun sudah mengetahui hasil pemeriksaan tersebut, Ferrier nekat kembali ke Skotlandia naik kereta meninggalkan London hari Selasa lalu, dengan alasan kondisi badannya sudah agak baik. Sedangkan pihak House of Commons dan pengawas etika SNP diberitahu hasil tes positifnya pada hari Rabu.

Diketahui bahwa Ferrier sebelumnya mengatakan kepada partainya bahwa dia akan mudik ke Skotlandia karena ada anggota keluarganya yang sakit.

Namun, pihak SNP mengaku baru mengetahui jika Ferrier sudah berangkat pulang kampung pada hari Kamis.

Pimpinan House of Commons Sir Lindsay Hoyle mengatakan tindakan Ferrier itu membahayakan banyak orang. Dia patutnya mengundurkan diri setelah melakukan tindakan ceroboh seperti itu.

Polisi Skotlandia mengkonfirmasi sudah mengontak Ferrier, yang terancam denda £4.000 untuk pelanggaran pertama aturan selama pandemi coronavirus. 

Inggris mengharuskan seseorang segera langsung melakukan isolasi begitu dinyatakan positif Covid-19.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19House of Commonsinggrispositifskotlandia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bukti Ada di Ponselnya, Janda Rapper ISIS Dihukum Bui di Jerman
Tulisan selanjutnya MUI Akan Gelar Munas Akhir November 2020 secara Online

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?