Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dulu Merajai Pasar Amerika Serikat, Peritel Sears Ajukan Pailit

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Oktober 2018 18:27 6:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Oktober 2018 18:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sears, peritel yang dulu pernah merajai pasar Amerika Serikat, mengajukan pailit.

Sears Holdings –yang juga pemilik Kmart– hari Senin (15/10/2018) mengajukan perlindungan kebangkrutan Chapter 11, lapor BBC.

Perusahaan itu, seperti peritel-peritel tradisional lainnya di Amerika Serikat, keok menghadapi persaingan pasar setelah kemunculan bisnis ritel online semacam Amazon.

Sears menutup toko-tokonya dan menjual properti yang dimilikinya sementara perusahaan dibebani utang lebih dari $5 miliar.

Perusahaan itu memiliki 90.000 karyawan dan di masa jayanya dulu memiliki lebih dari 3.000 toko.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sears merupakan peritel terbesar di Amerika Serikat sebelum disalip Walmart pada era 1980-an.

Perusahaan itu mengajukan petisi kebangkrutan setelah dikabarkan gagal menyelesaikan pembayaran utangnya, yang jatuh tempo pada hari Senin ini sebesar $134 juta.

Chapter 11 memberikan perlindungan kepada perusahaan AS yang bangkrut dari kewajibannya membayar utang kepada para kreditur. Dengan pasal itu, pemilik usaha mendapatkan waktu untuk menata kembali utang-utangnya dan menjual sebagian aset atau bisnisnya guna menyelamatkan perusahaan.

Eddie Lampert –pengusaha yang di dalam Sears berperan sebagai pimpinan eksekutif, investor terbesar, tuan tanah (pemilik properti) serta pemberi kredit yang cukup besar– dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa selama bertahun-tahun pihaknya bekerja keras untuk memperbaiki kondisi perusahaan dan meningkatkan aset agar terhindar dari kebangkrutan.

“Sementara kami mengalami kemajuan, tetapi rencananya tidak membuahkan hasil seperti yang kami inginkan,” kata Lampert.

Akan tetapi menurut Neil Saunders, direktur pelaksana GlobalData Retail, kesulitan yang dihadapi Sears saat ini akarnya dapat dilacak sampai era 1980-an, ketika perusahaan itu berusaha mengembangkan sayap bisnisnya tetapi kehilangan fokus karena terlalu banyak diversifikasi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Catatan Kritis Pimpinan Gerindra Terhadap Pertemuan IMF-WB
Tulisan selanjutnya Angola Usir 180.000 Migran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?