Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amal Hussein, Simbol Kelaparan Yaman Akhirnya Meninggal

Ahmad
Terakhir diupdate: 5 November 2018 09:23 9:23 am
Ahmad
Dipublikasikan 5 November 2018 09:23
Bagikan
Potret Amal Hussain diterbitkan oleh The New York Times
Bagikan

 

Hidayatullah.com–Seorang anak perempuan Yaman berusia tujuh tahun, Amal Hussein, meninggal karena kekurangan gizi akibat konflik Yaman yang tak kunjung selesai. Foto Amal muncul di surat kabar The New York Times dan dianggap sebagai simbol perang saudara di Yaman.

Foto Amal diambil oleh seorang jurnalis foto peraih Pulitzer Prize, Tyler Hicks, menjadi pusat perhatian dunia karena kondisinya yang sangat menyedihkan. Foto itu menunjukkan Amal yang terlihat busung lapar, sedang terbaring di kasur pada 18 Oktober 2018 dalam suatu klinik bergerak di Aslam.

Saat New York Times mengunjungi Amal Hussain, bocah kurus berusia tujuh tahun, hanya terkapar kaku di tempat tidur rumah sakit di Yaman utara, menatap dengan kosong.

Potret Amal Hussain diterbitkan oleh The New York Times minggu lalu dan menarik tanggapan dari para pembaca yang iba. Mereka menawarkan uang untuk keluarganya. Mereka ingin tahu apakah dia akan baik-baik saja.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Satu Orang Meninggal Per 10 Menit di Yaman, 11 Juta Anak Kelaparan 

Pada Kamis 1 November, keluarga Amal Hussain mengatakan dia telah meninggal di sebuah kamp pengungsi, sekitar enam kilometer dari rumah sakit.

“Hati saya hancur,” kata ibunya, Mariam Ali, yang menangis saat wawancara telepon, seperti dilaporkan New York Times, 2 November 2018.

“Amal selalu tersenyum. Sekarang saya mengkhawatirkan anak-anak saya yang lain,” lanjut Mariam.

Baca: Lebih dari 7 Juta Anak-anak Yaman Menghadapi Kelaparan

Konflik Yaman yang melibatkan koalisi pimpinan AS dan Saudi dan kubu pemberontak Syiah al Houthi yang didukung Iran, telah menghancurkan Yaman.

Pakar PBB dari Program Pangan Dunia menyatakan pengeboman koalisi kepada warga sipil potensial menjadi kejahatan perang.

Sementara blokade sebagian akses ke negara itu telah membuat 12 juta laki-laki, perempuan, dan anak-anak berada dalam resiko kelaparan yang bisa menjadi kelaparan terburuk dalam 100 tahun terakhir.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al-HouthiAmal Husseinarab saudiirankelaparanKoalisi Saudisyiahyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Assad Delegasi Rusia Bertemu Rezim Bashar al Assad di Damaskus
Tulisan selanjutnya Syaikh Mahfudz At-Tarmasi, Ulama Hadits Nusantara yang Mendunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Berita
28 Agustus 2026 09:48
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?