Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Krisis Kacang Mete, Presiden Tanzania Ancam Kerahkan Tentara

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 November 2018 19:29 7:29 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 November 2018 19:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Tanzania John Magufuli memecat menteri pertanian dan menteri perdagangan dan mengancam akan mengerahkan tentara jika krisis kacang mete berkepanjangan.

Para pedagang diberi waktu sampai hari Senin (12/11/2018) untuk membeli hasil panen dari petani dengan harga yang sudah ditetapkan, dan bukan di bawahnya. Apabila hal itu tidak dilakukan, Magufuli berkata dirinya akan mengirimkan puluhan truk militer untuk mengumpulkan semua hasil panen, lapor BBC.

Ekspor kacang mete merupakan salah satu andalan Tanzania yang banyak memasukkan uang ke pundi-pundi negara.

Selama berpekan-pekan para petani menolak menjual hasil panen mereka, dengan alasan para pedagang menawarkan harga terlalu rendah.

Hari Sabtu (10/11/2018), Magufuli menuding pedagang berusaha menipu ribuan petani, dan memerintahkan agar pedagang menaikkan harga tawar kacang mete perkilo menjadi sekitar $1,3 (sekitar 19 ribu rupiah).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Presiden mengatakan dia berusaha memastikan para petani mendapatkan harga yang layak dan pada saat yang sama negara tidak kehilangan pendapatan dari ekspor.

Presiden Magufuli menambahkan, jika dia terpaksa mengerahkan tentara untuk mengumpulkan kacang mete, maka hasil panen petani itu akan dibeli oleh pemerintah.

Menyusul pemecatan Charles Tizeba dari jabatan menteri pertanian dan Charles Mwijage dari jabatan menteri perdagangan dan investasi, Presiden Magufuli mengangkat dua menteri dan empat wakil.

Dia juga membubarkan Cashewnut Board of Tanzania (CBT) dan membatalkan pengangkatan ketuanya Anna Abdallah.

Ini bukan pertama kalinya Tanzania mengalami krisis semacam itu.

Pada tahun 2013, akibat aksi protes yang dilakukan petani kacang mete dan pengunjuk rasa lainnya di bagian selatan Tanzania, sebanyak 20 properti dibakar massa yang mengamuk.

Masalah muncul setelah pedagang membayar ke petani di bawah harga yang sudah disepakati. Akibatnya banyak polisi dikerahkan ke lokasi guna menghentikan kerusuhan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 43 Pasang Santri Ikut Pernikahan Mubarokah di Balikpapan
Tulisan selanjutnya Wanita Paruh Baya Terdakwa Teror Jarum Dalam Strawberi Australia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?