Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kolonel Austria Jadi Mata-Mata Rusia Sejak 1990-an

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 November 2018 18:27 6:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 November 2018 18:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang kolonel Austria sedang diperiksa dengan tuduhan menjadi mata-mata bagi Rusia, kata para pejabat Austria.

Tersangka berusia 70 tahun itu, yang baru saja pensiun, dikabarkan menjadi mata-mata untuk Rusia sejak tahun 1990-an sampai tahun ini.

Menteri Luar Negeri Austria Karin Kneissl sudah membatalkan rencana kunjungannya ke Rusia bulan Desember menyusul masalah ini, lapor BBC (9/11/2018).

Sampai saat ini, Austria dipandang sebagai satu dari segelintir sekutu Rusia di Uni Eropa. Presiden Vladimir Putin bulan Agustus bahkan menghadiri pernikahan Kneissl

Uni Eropa menjatuhkan serangkaian sanksi atas Rusia terkait aneksasinya pada 2014 di Krimea dan dukungannya terhadap separatis di bagian timur Ukraina, serta peracunan bekas mata-mata Rusia Sergei Skripal dan putrinya di Inggris pada bulan Maret.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, tidak seperti kebanyakan negara anggota Uni Eropa lainnya, Austria memutuskan tidak mengusir diplomat-diplomat Rusia berkaitan dengan kasus Skripal.

Hubungan Austria dengan Rusia menjadi sorotan sejak partai kanan-jauh Partai Kebebasan (FPO) bergabung dengan pemerintahan Austria saat ini tahun lalu. FPO memiliki “pakta kerja sama” dengan partai penguasa Rusia Bersatu.

Menteri Pertahanan Austria Mario Kunasek mengatakan bahwa kasus spionase itu terungkap beberapa pekan lalu dengan bantuan dari dinas intelijen negara Eropa lain.

Identitas tersangka belum dipublikasikan.

Meskipun demikian, media Austria menyebutkan bahwa orang itu adalah pensiunan tentara berpangkat kolonel yang bertugas di pusat komando negara bagian Salzburg. Kolonel ttu dibayar 300.000 euro atas informasi yang diberikannya ke Rusia. Kremlin kabarnya tertarik dengan rahasia yang berkaitan dengan angkatan udara, sistem artileri dan para pejabat tinggi militer Austria.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya senjata israel Lebih 150 Tewas dalam Pertempuran Terbaru di Hudaidah, Yaman
Tulisan selanjutnya Rakyat Negara Termiskin Uni Eropa Protes Harga BBM dan Pajak Kendaraan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?