Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Erdogan Kecam Sanksi Amerika Serikat Atas Venezuela

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Desember 2018 21:22 9:22 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Desember 2018 21:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat atas Venezuela dalam konferensi pers yang digelar di Caracas, hari Senin (3/12/2018), bersama Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Hubungan Turki dan Venezuela semakin erat beberapa bulan belakangan, seiring dengan upaya pemerintahan Maduro mengatasi krisis ekonomi dan politik di negaranya.

Erdogan mengatakan dia tidak setuju dengan tindakan AS itu yang disebutnya mengabaikan aturan perdagangan global.

Erdogan mengatakan bahwa “temannya” Maduro menghadapi “serangan-serangan manipulatif dari sejumlah negara tertentu dan aksi sabotase dari para pembunuh ekonomi.” Erdogan berjanji akan mempererat hubungan perdagangan Turki dengan Venezuela guna membantu negara itu keluar dari krisis ekonomi.

Dia juga memuji Maduro, dengan mengatakan bahwa pemimpin Venezuela itu “menunjukkan sikap yang dapat dicontoh pada saat yang sangat berharga ketika sikap permusuhan terhadap Islam meningkat dan negara-negara Barat menunjukkan sikap permusuhan terhadap orang asing.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam konferensi pers bersama itu, Maduro melancarkan kecamannya atas sanksi yang diberlakukan AS atas penjualan emas Venezuela, yang beberapa bulan belakangan banyak dibeli oleh Turki, lansir DW.

Pemimpin Venezuela itu juga berjanji akan mempererat hubungan dengan Turki.

Erdogan dan Maduro menandatangani sejumlah kesepakatan komersial dan diplomatik, termasuk perjanjian antara kedua perusahaan minyak milik negara. Kesepakatan itu diteken ketika Erdogan berada di Venezuela.

Turki membeli emas dari Venezuela senilai $900 juta dalam kurun 9 bulan pertama 2018, menurut Badan Statistik Turki, menjadikan Turki sebagai importer emas terbesar Venezuela tahun ini. Perdagangan emas Venezuela melonjak naik sejak tahun 2016, ketika Turki membeli emas Venezuela senilai $84 juta.

Perekonomian Venezuela, yang sangat bergantung pada minyak, terpukul sangat keras setelah harga minyak anjlok tajam di tahun 2014. Hiperinflasi mengakibatkan rakyat tidak mampu membeli bahan pangan dan obat-obatan. Krisis ekonomi memicu krisi politik dan mendorong ribuan orang beremigrasi ke negara-negara tetangga.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anies Santuni Peserta Reuni 212 yang Wafat
Tulisan selanjutnya 10 Jenazah Misterius Ditemukan Terapung di Selat Malaka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Berita
2 September 2026 20:14
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Terbaru

  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?