Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Negara Bagian Jerman Ingin Penjara Menampung Tahanan Deportasi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Desember 2018 09:57 9:57 am
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Desember 2018 09:57
Bagikan
Migran Afghanistan di Jerman memprotes deportasi.
Bagikan

Hidayatullah.com—Enam belas negara bagian di Jerman ingin agar tahanan deportasi difungsikan lagi dengan menggunakan fasilitas penjara reguler di bagian terpisah, lapor Die Welt hari Kamis (20/12/2018) seperti dilansir DW.

Hal tersebut kabarnya diputuskan dalam pertemuan kepala-kepala pemerintahan wilayah negara bagian pada bulan Desember ini.

Pada tahun 2014, European Court of Justice (ECJ) memutuskan bahwa penahanan atas orang-orang asing yang akan dideportasi di penjara reguler melanggar EU Return Directive. Sejak itu, migran yang akan dideportasi umumnya ditempatkan di fasilitas khusus.

Ketua Serikat Polisi Federal Ernst Walter mengatakan kepada Die Welt bahwa dia menyambut baik rencana tersebut.

Menurut Walter, ribuan orang migran menghindari deportasi dengan cara menghilang atau bersembunyi pada tanggal repatriasi mereka seharusnya dilakukan. Oleh karena itu, fasilitas tahanan deportasi sangat diperlukan guna memastikan orang-orang yang akan direpatriasi tidak mengelak.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Fasilitas deportasi yang ada sekarang ini hanya dapat menampung kurang dari 500 orang. Itu artinya mustahil untuk menampung semua orang yang akan dipulangkan ke negara mereka.

“Oleh karena rencana pembangunan fasilitas tahanan deportasi yang baru oleh pemerintah federal terlalu lama, maka saya menyambut baik maksud para menteri utama untuk menempatkan tahanan deportasi di fasilitas penahanan reguler di bagian terpisah,” kata Walter.

Para pencari suaka di Jerman diberikan izin tinggal sementara sambil menunggu proses aplikasinya. Jika permohonan mereka ditolak dan tidak ditawari izin tinggal jenis lain, mereka harus hengkang dari Jerman dalam kurun waktu enam pekan. Apabila mereka tidak juga pulang kembali ke negeri asalnya, maka petugas akan mendeportasi mereka secara paksa.

Orang-orang yang izin tinggalnya tidak diperpanjang oleh pihak berwenang juga menjadi target deportasi. Demikian pula orang asing yang terlibat kasus kriminal berat.

Pada paruh pertama tahun 2018, di Jerman ada 24.000 orang yang diperintahkan untuk pulang kembali ke negara asal mereka. Namun, hanya sekitar 11.000 yang dapat direpatriasi oleh petugas.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya IPIM Imbau Imam Masjid Qunut Nazilah Doakan Uighur
Tulisan selanjutnya Ide Menulis dari Ekspresi Mo Salah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?