Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tokoh Katolik Texas Sebut Nama 300 Pendeta Pedofil

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Februari 2019 19:17 7:17 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Februari 2019 19:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tokoh-tokoh Katolik Roma di negara bagian Texas, Amerika Serikat, hari Kamis (31/1/2019) mengidentifikasi sekitar 300 nama pendeta dan lainnya tersangka kejahatan seksual terhadap anak-anak.

Pengungkapan nama tersangka pedofilia itu merupakan yang terbanyak yang pernah dilakukan oleh gereja Katolik di Texas, sementara lembaga keagamaan tersebut sedang diselidiki oleh otoritas negara bagian dan federal terkait cara gereja menangani kasus kejahatan seksual oleh para pendeta dan orang-orang di lingkungan gereja selama berpuluh tahun.

Nama-nama pendeta cabul itu dipublikasikan online oleh 15 keuskupan Katolik di Texas, menyusul laporan investigasi oleh grand jury bulan Agustus lalu di Pennsylvania yang membeberkan perincian kasus pencabulan terhadap anak oleh lebih dari 300 pendeta.

Di bulan-bulan setelah Pennsylvania mempublikasikan nama ratusan pendeta cabulnya, puluhan keuskupan lain di berbagai negara bagian AS menyusul merilis ratusan nama pendeta dan lainnya yang dituduh mencabuli anak-anak. Sejumlah negara bagian bahkan berinisiatif menyelidiki sendiri kasus-kasus pedofilia di lingkungan gereja.

Keuskupan Katolik di wilayah Texas menjadi sorotan publik sejak November 2018, ketika aparat hukum menggeledah kantor-kantor keuskupan di Galveston-Houston untuk mencari dokumen berkaitan dengan seorang pendeta yang pada bulan September lalu didakwa melakukan sejumlah kejahatan seksual.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sekitar 30 persen dari polulasi Texas yang berjumlah 8,5 juta jiwa mengaku beragama Katolik. Jumlah itu menjadikan Texas sebagai salah satu negara bagian AS yang tingkat penganut Katoliknya tinggi, menurut USCCB.

Sebagian dari pendeta pedofil yang namanya diungkap oleh 15 keuskupan di Texas, melakukan pencabulannya paling lawas tahun 1940-an. Selebihnya melakukan pencabulan di tahun 2000-an ke atas.

Tidak jelas apakah orang-orang yang diidentifikasi namanya sebagai pedofil tersebut akan diproses di pengadilan. Satu hal yang pasti, sebagian dari pedofil itu diketahui sekarang sudah wafat atau berusia sangat lanjut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ADF: Serangan Udara Australia Tewaskan Warga Sipil Iraq
Tulisan selanjutnya Muslim Berfilsafat, Mengapa Harus Tabu?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?