Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Reka Ulang Pembunuhan Gandhi, Wanita Tokoh Hindu Sayap Kanan Ditangkap

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Februari 2019 09:57 9:57 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Februari 2019 09:57
Bagikan
Pooja Pandey menembak boneka Mahatma Gandhi dengan pistol angin.
Bagikan

Hidayatullah.com—Salah satu tokoh kelompok Hindu sayap kanan di india ditangkap setelah rekaman video yang menampakkan dirinya sedang mereka ulang kejadian pembunuhan Mahatma Gandhi viral.

Organisasi Hindu Mahasabha mengorganisir sebuah acara untuk “merayakan” tahun ke-71 pembunuhan Mahatma Gandhi.

Dilansir BBC Kamis (6/2/2019), dalam video itu terlihat Pooja Pandey menembak orang-orangan yang ditempeli potret Gandhi dengan pistol angin setelah mengalungkan rangkaian bunga ke potret Nathuram Godse, pelaku penembakan terhadap tokoh kemerdekaan India itu.

Gandhi sejak dulu dianggap terlalu moderat oleh sebagian kelompok Hindu sayap kanan.

Polisi berusaha menangkap Pooja Pandey sejak video itu viral, yang diduga disebarkan oleh kelompoknya pekan lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dua tim kepolisian dikerahkan untuk melacak wanita itu dan suaminya, yang juga tampak menonjol dalam video tersebut.

Polisi sudah melakukan sejumlah penangkapn lain berkaitan dengan video itu, yang direkam pada tanggal 30 Januari, tanggal pembunuhan Mahatma Gandhi.

“Kami menangkap sembilan orang dalam kurun satu pekan dan sedang mencari dua tersangka lainnya dalam kasus ini,” kata anggota kepolisian Neeraj Jadaun kepada BBC.

Godse, yang menembak Gandhi 3 kali di bagian dada dari jarak dekat pada 30 Januari 1948, merupakan aktivis kelompok nasionalis sayap kanan, yang antara lain adalah Hindu Mahasabha.

Orang-orang Hindu garis keras di India menuding Gandhi telah mengkhianati orang Hindu dengan cara bersikap terlalu pro-Muslim, memecah belah India dan bahkan menumpahkan darah yang menandai perpisahan India dan Pakistan.

In bukan pertama kalinya kelompok Hindu di India memuja Godse dan merayakan kematian Gandhi.

Pada tahun 2015, kelompok Hindu Mahasabha mengumumkan rencana untuk mendirikan patung Godse di enam distrik di negara bagian Karnataka, sehingga menyulut banyak aksi unjuk rasa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wali Kota Padang Tolak RUU P-KS karena dinilai Pro LGBT
Tulisan selanjutnya Antara ‘Akal Sehat’ dan al-Aqlu ash-Shohih

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?