Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polisi Tangkap Geng Penipu yang Menyamar Sebagai Presiden Kenya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Februari 2019 20:49 8:49 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Februari 2019 20:49
Bagikan
Presiden Kenya Uhuru Kenyatta.
Bagikan

Hidayatullah.com—Polisi di Kenya mengatakan bahwa mereka sudah meringkus sindikat beranggotakan tujuh pria penipu yang menyamar sebagai sosok Presiden Uhuru Kenyatta dan pejabat-pejabat tinggi Kenya yang mengakali taipan lokal Naushad Merali sehingga kehilangan uang dalam jumlah besar.

Salah satu pria dari komplotan itu menelepon Merali, chairman perusahaan besar Sameer Africa, menirukan suara presiden dan membujuknya untuk memberikan sejumlah uang untuk memfasilitasi kesepakatan bisnis, lapor media lokal mengutip polisi seperti dilansir BBC.

Berapa pastinya jumlah uang yang diberikan Merali tidak jelas, tetapi situs berita lokal Daily Nation menyebut angka 10 juta shilling (sekitar $100.000), sedangkan The Star menyebut angka 80 juta Shilling.

Ketujuh pria itu dihadirkan di pengadilan hari Selasa (26/2/2019), tetapi belum dikenai dakwaan resmi.

Polisi mengatakan mereka masih memerlukan tambahan waktu untuk melakukan penyidikan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Oleh karena kerumitan investigasi dan jumlah tersangka yang terlibat, termasuk beberapa yang masih buron, dipastikan bahwa investigasi ini akan melibatkan dokumen dalam jumlah yang sangat banyak seperti dokumen perbankan dan analisis data rekaman telepon,” kata avidavit kepolisian yang dikutip Daily Nation.

Merali adalah salah satu pengusaha kelas kakap Kenya, yang memiliki ketertarikan usaha di berbagai bidang mulai dari teknologi informasi sampai real estate.

Website Sameer Group menyebutkan bahwa selain sebagai pengusaha, Merali juga menjadi anggota badan pemerintah Export Promotion Council dan National Investment Council.

Baik Merali maupun Kenyatta belum memberikan komentar perihal kasus ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kamp Pengungsi Rohingya di Bangladesh Hancur Diterjang Badai
Tulisan selanjutnya Pastor Afsel Ini Mengaku Bisa Membangkitkan Orang Mati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?