Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Prancis Umumkan Pasien Meninggal Pertama di Eropa akibat Coronavirus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Februari 2020 08:55 8:55 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Februari 2020 08:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri Kesehatan Prancis Agnes Buzyn melaporkan kasus kematian pertama akibat Covid-19 di Eropa hari Sabtu (15/2/2020).

Korban, seorang turis pris China berusia 80, dan putrinya dirawat di Rumah Sakit Bichat di Paris sejak 25 Januari dan diisolasi secara sangat ketat, kata Buzyn dalam sebuah pernyataan seperti dilansir DW.

Kondisi kesehatan putrinya saat ini tidak mengkhawatirkan dan dia dapat segera meninggalkan rumah sakit, imbuhnya. Kedua orang China itu berasal dari Provinsi Hubei, pusat wabah Covid-19.

Pimpinan kedaruratan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Mike Ryan mengatakan kepada DW, di sela-sela Konferensi Keamanan Munich, bahwa virus penyakit itu saat ini masih menyebar dengan cepat.

“Virus itu sekarang sudah selama beberapa pekan di luar China dan kita baru ada 500 lebih kasus di 24 negara, dan negara-negara itu secara signifikan mengidap virus tersebut.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia menambahkan bahwa negara-negara itu kemungkinan tidak akan dapat meredam penyebarannya dan mungkin hasil pemgembangan vaksinnya akhirnya dapat menghentikan penyakit tersebut.

“Namun, apa yang kita dapat lakukan adalah menyelamatkan sebanyak-banyaknya nyawa, apa yang kita lakukan adalah menjaga masyarakat yang rentan dan memberikan perawatan yang mereka butuhkan. Ini bukan waktunya untuk mengibarkan bendera putih (menyerah, red). Ini waktunya bertindak,” kata Ryan.

Sebelum kasus di Prancis, sejauh ini baru tercatat tiga kematian akibat Covid-19 di luar China, yaitu Filipina, Hong Kong dan Jepang. Di Prancis sendiri ada 11 kasus infeksi coronavirus.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pasien Tak Tampakkan Gejala, Mesir Konfirmasi Infeksi Coronavirus Pertama di Afrika
Tulisan selanjutnya 1 Lagi Helikopter Rezim Suriah Ditembak Jatuh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad

Berita
5 September 2026 16:18
Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Terbaru

  • Dua Nelayan Palestina Alami Luka-Luka usai Perahu Mereka Ditembaki Pasukan ‘Israel’
  • Gaza Gelar Pemakaman Massal usai 100 Jenazah Korban ‘Israel’ Ditemukan dari Reruntuhan
  • Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang
  • Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan
  • Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
  • Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • ‘Israel’ Kehilangan Ribuan Dokter, Brain Drain Makin Parah
  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?