Hidayatullah.com—Sejumlah organisasi Yahudi terbesar di Amerika Serikat membatalkan rencan pertemuan dengan para tokoh penting Kristen Protestan, karena adanya tekanan terhadap Israel, lansir Associated Press (17/10/2012).
American Jewish Committee, Jewish Council for Public Affairs dan para pemimpin Conservative and Reform Judaism hari Rabu mengatakan, mereka menarik diri dari pertemuan nasional Christian-Jewish Roundtable yang akan datang.
Pangkal masalah dari pembatalan oleh phak Yahudi adalah karena gereja meminta Kongres AS untuk menyelidiki bantuan militer yang diberikan pemerintah Gedung Putih kepada Zionis Israel. Gereja menuding negara Yahudi itu melakukan pelanggaran hak asasi manusia di seluruh wilayah Palestina.
Ketua United Synagogue of Conservative Judaism mengatakan bahwa tuduhan gereja AS atas Israel itu menjijikan dan tidak berdasar.
Gereja yang menuding Israel melakukan pelanggaran HAM di Palestina antara lain Gereja Lutheran Evangelis, Gereja Presbitarian dan Persatuan Dewan Uskup Metodis.*