Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Transgender Harus Dilarang Bertanding Melawan Atlet Wanita

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Maret 2019 19:55 7:55 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Maret 2019 05:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Atlet-atlet transgender harus dilarang berkompetisi melawan atlet wanita guna melindungi dunia “olahraga wanita,” kata mantan perenang Inggris Sharron Davies.

Komentarnya itu diutarakan setelah juara 18 kali gelar Grand Slam tenis tunggal wanita Martina Navratilova mengatakan adalah “curang” memperbolehkan pria yang berganti gender menjadi wanita bertanding di cabang olahraga wanita karena mereka memiliki keunggulan fisik sebagai orang yang aslinya berjenis kelamin laki-laki.

Berbicara kepada BBC Sport Sabtu (2/3/2019), perenang yang kini berusia 56 tahun itu mengatakan bahwa banyak atlet wanita lain juga berpendapat sama dengannya.

“Setiap atlet wanita yang sudah berbicara dengan saya, dan saya sudah berbicara dengan banyak orang, semua teman saya di dunia olahraga internasional, memahami dan merasakan seperti apa yang saya rasakan.”

Davies, peraih dua medali emas cabang renang dalam kejuaraan Commonwealth Games, mengatakan organisasi-organisasi olahraga penting untuk memperdebatkan masalah itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pernyataan peraih medali perak Olimpiade 1980 itu menyusul cuitannya di Twitter belum lama ini. “Untuk melindungi olahraga wanita, mereka yang memiliki keuntungan jenis kelamin pria seharusnya tidak diperbolehkan bertanding dalam cabang olahraga wanita,” cuit Davies.

Hari Ahad (3/3/2019), menyusul hujan kecaman dari kelompok pro-LGBT, Martina Navratilova –yang merupakan seorang petenis wanita yang memiliki orientasi seksual sesama jenis– lewat Twitter meminta maaf telah menggunakan istilah “curang”. Petenis kelahiran Ceko yang juga berkewarganegaraan Amerika Serikat yang berjaya di era 1980-an itu selama ini dikenal sebagai atlet lesbian dan pembela hak-hak kaum homoseksual.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BKsPPI: Diksi ‘Kafir’ Sudah Baku dalam Syariat Islam
Tulisan selanjutnya Malaysia Siap Dukung Pencarian Ketiga Pesawat MH370

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat

Berita
12 Juli 2026 17:41
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?