Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Putri Mendiang Presiden Uzbekistan Islam Karimov Dipaksa Masuk Dibui

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Maret 2019 20:34 8:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Maret 2019 05:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Putri mendiang presiden Uzbekistan dimasukkan ke dalam penjara karena melanggar ketentuan status tahanan rumah.

Gulnara Karimova berulang kali menggunakan internat dan meninggalkan flatnya, kata pihak kejaksaan seperti dilansir BBC Rabu (6/3/2019).

Pada tahun 2017, Karimova dijatuhi hukuman 10 tahun penjara karena penggelapan dan pencucian uang. Namun, tahun lalu hukuman itu dialihkan menjadi tahanan rumah.

Karimova menjalani tahanan rumah itu di flat putrinya yang terletak di ibukota Tashkent. Pengacaranya asal Swiss, Gregoire Mangeat, mengatakan lewat Twitter bahwa wanita berusia 46 tahun itu dipindah paksa dari flat tersebut pada Selasa petang (5/3/2019) dan dibawa ke tempat yang tidak diketahui.

Foto-foto yang diunggah di akun Instagram putri Karimova, Iman, menunjukkan seorang wanita bergaun pendek warna biru dan mengenakan sandal merah muda dipaksa keluar dari sebuah apartemen oleh dua pria berseragam warna gelap.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hari Selasa, keputusan pengadilan di Tashkent mengatakan bahwa Gulnara Karimova harus menyelesaikan sisa masa hukumannya di dalam sel penjara, kata pihak kejaksaan dalam sebuah pernyataan.

Pengadilan menuding wanita itu melanggar sejumlah ketentuan, antara lain menggunakan alat komunikasi seperti internet, meninggalkan flat dan tidak membayar uang ganti rugi ke negara.

Pihak kejaksaan menuding wanita yang senang tampil glamour itu menjadi bagian dari kelompok kriminal yang mengontrol aset lebih dari $1 miliar di 12 negara, termasuk di Inggris, Rusia dan Uni Emirat Arab.

Karimova pernah menjabat duta besar Uzbekistan untuk Spanyol, dan perwakilan tetap untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa, Swiss. Sebagai pengusaha dia memiliki bisnis perhiasan, saluran televisi hiburan. Sebagai penyanyi dia sudah mengeluarkan sejumlah single dengan nama panggung Googoosha.

Dia dahulu sebenarnya dipersiapkan untuk menggantikan posisi ayahnya Ismail Karimov memimpin Uzbekistan.

Namun Karimova dikabarkan bersitegang dengan ayahnya dan keluarga pada tahun 2014 dan tak lama setelah dia ditangkap oleh aparat keamanan. Dia tidak terlihat mata publik selama bertahun-tahun dan ketika ayahnya meninggal dunia. Dia tidak menghadiri pemakaman ayahnya, Islam Karimov, yang berkuasa di Uzbekistan selama 27 tahun.

Shavkat Mirziyoyez –yang kala itu menjabat perdana menteri– kemudian mengambil alih jabatan presiden menyusul kematian Islam Karimov pada September 2016.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Partai Pengusung Putri Thailand Jadi PM Dinyatakan Terlarang
Tulisan selanjutnya UU Ketinggalan Zaman Pemerkosa di Denmark Lolos dari Hukuman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?