Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Foto Pertama Orientalis yang Berpura-pura Masuk Islam Dijual Rp3,8 Miliar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Mei 2019 13:03 1:03 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Mei 2019 13:05
Bagikan
Nabi Ismail dan Lahirnya Kota Makkah
Salah satu gambar dari buku foto Christiaan Snouck Hurgronje di Makkah yang dijual.
Bagikan

Hidayatullah.com–Foto pertama Kota Makkah yang diambil seorang orientalis Belanda, Christiaan Snouck-Hurgonje yang memata-matai penduduk setempat setelah menipu mereka dengan mengatakan telah masuk Islam, dijual di situs lelang seharga £212.000 atau lebih dari Rp3,8 miliar.

Mail Online, melaporkan, foto-foto yang dibuat tahun 1888 oleh dimuat dalam buku-buku yang berjudul ‘Mekka’ dan ‘Bilder aus Mekka’ yang ditulis Christiaan Snouck-Hurgonje saat ia bekerja di Konsulat Belanda di Jeddah pada pertengahan tahun 1880-an selama setengah tahun.

Snouck-Hurgonje adalah sarjana Barat pertama yang memiliki akses ke Makkah dan berpura-pura masuk Islam dengan mengubah namanya menjadi Abdul Ghaffaar.

Latar belakang pendidikan Snouck-Hurgonje dalam studi Islam membuatnya menjadi kandidat bagi pemerintah Belanda untuk mengirim rekannya ke bangsawan Indonesia di Arab Saudi.

Di Jeddah rumah Snouck-Hurgonje bersebelahan dengan bangsawan terkemuka Aceh yang ingin diincar dan target mata-mata pihak penjajah Belanda.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada saat itu, Perusahaan India Timur Belanda sedang memperluas kekuatannya ke Indonesia dan membutuhkan informasi tentang orang-orang Indonesia terkemuka di Makkah, selain memahami budaya Islam.

Bukunya menceritakan kehidupan sehari-hari penduduk Makkah dan juga berisi dokumen praktik Dewan Ulama Indonesia, yang terdiri dari para cendekiawan Islam dan perhatian dari Perusahaan Hindia Timur Belanda.

Foto-fotonya yang memesona memperlihatkan para peziarah atau jamaah dari Indonesia sedang di jalan menuju kota suci, para pelayan, kasim dan tuan mereka, serta para peziarah dengan untanya.

Lahir di Oosterhout pada tahun 1857, Snouck-Hurgonje menjadi mahasiswa teologi di Universitas Leiden pada tahun 1874. Ia menerima gelar doktor di Leiden pada tahun 1880 dengan disertasinya ‘Het Mekkaansche feest’ (“Perayaan Makkah”). Ia menjadi profesor di Sekolah Pegawai Kolonial Sipil Leiden pada 1881.

Ia yang fasih berbahasa Arab, melalui mediasi dengan gubernur Utsmaniyah di Jeddah, menjalani pemeriksaan oleh delegasi ulama dari Makkah pada tahun 1884 sebelum masuk. Setelah berhasil menyelesaikan pemeriksaan diizinkan untuk memulai ziarah ke kota suci Makkah pada 1885. Di Makkah, banyak orang tertipu keramahannya dan intelektualnya, membuat para ulama tak segan membimbingnya.

Selama Perang Aceh dari tahun 1873-1914, Snouck-Hurgonje memberi nasihat kepada Belanda bagaimana ‘menghancurkan’ penduduk setempat.

Snouck-Hurgonje kemudian pulang ke negaranya dan mampu menyelesaikan pekerjaannya. Dia lantas tenar di seluruh dunia sebagai seorang orientalis terkemuka.

Dia merintis kariernya dengan bekerja di Indonesia dan menerima keramahtamahan dari orang-orang yang pernah dia temui di Makkah. Ketika Perang Aceh pecah tahun 1873-1914, Snouck-Hurgonje memberikan saran kepada Belanda tentang cara menghancurkan penduduk setempat.

Snouck mengakui berpura-pura menjadi Muslim seperti yang ia jelaskan dalam surat yang dikirim ke teman kuliahnya, Carl Bezold pada 18 Februari 1886 yang kini diarsipkan di Perpustakaan Universitas Heidelberg.

Dari semua hari usaha mata-mata dan berpura-pura masuk Islam ini, ia merancang strategi yang secara signifikan membantu menghancurkan perlawanan Islam dan penduduk Aceh dengan memberlakukan kekuasaan kolonial Belanda, mengakhiri perang 40 tahun dengan perkiraan korban sekitar 50.000 dan 100.000 penduduk tewas dan sekitar satu juta terluka.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Christiaan Snouck-Hurgonjefoto Makkahmakkahorientalispenjajahan Belanda
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jelang Aksi 22 Mei, Polda Jatim Sweeping Massa Menuju Jakarta
Tulisan selanjutnya Arab Saudi Menyuntikkan Dana US $ 1,04 Miliar untuk Sudan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?