Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rabi Yahudi AS: Badai Katrina Hukuman untuk Pawai Gay

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Juni 2019 18:18 6:18 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Juni 2019 18:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Berselang 14 tahun dari kejadian, seorang rabi Yahudi Amerika mengatakan bahwa Badai Katrina yang memporak-porandakan bagian tenggara Amerika Serikat Agustus 2005 merupakan hukuman Tuhan atas acara pawai gay dan menunjukkan kemarahan-Nya.

Pernyataan itu diutarakan seorang rabi di New Jersey sementara komunitas LGBT menggelar acara Pride Month yang berlangsung selama bulan Juni ini.

Dalam rekaman video yang diunggah hari Senin (3/6/2019) di YouTube, rabi Levin mengatakan acara tersebut merupakan upaya kelompok LGBT untuk “menghomoseksualisasikan masyarakat”. Dia mengajak komunitas agama di Lakewood, New Jersey agar memboikot acara itu, yang digelar oleh Lakewood BlueClaws salah satu tim Minor League Baseball.

“Ini adalah sesuatu yang akan berdampak pada seluruh negeri dan seluruh masyarakat,” kata rabi Levin seperti dilansir RT. Dia menyebut kelompok penyuka sesama jenis “mencekoki nilai-nilai asing ke dalam tenggorokan kita.” Pemuka agama Yahudi itu kemudian mengecam perpustakaan setempat dan berbagai kelompok lokal yang dinilainya merusak pemuda-pemudi Yahudi dengan acara-acara LGBT.

Dalam selebaran yang dibagikan secara massal di Lakewood pada hari yang sama, rabi Levin memberikan peringatan. “Badai Katrina yang terjadi pada tahun 2005 bertepatan dengan Southern Decadence Day, ketika pawai kebanggaan gay seharusnya dilaksanakan, akhirnya batal karena bendungan ambrol. Perilaku homoseksual merupakan bentuk terburuk dari perbuatan dosa,” kata rabi Levin.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia menyebut bencana yang menewaskan lebih dari 1.800 orang di New Orleans dan sekitarnya itu merupakan wujud “murka Tuhan.”

Ini bukan kali pertama rabi Yahudi itu berusaha membatalkan acara LGBT. Tahun 2006 dia berusaha mempengarhi publik agar pawai homoseksual di Yerusalem (Al-Quds) dibatalkan.

Sebelum rabi Levin, seorang rabi Yahudi lain juga menyatakan Badai Katrina sebagai “kemarahan Tuhan”. Pada tahun 2005 Ovadia Yosef, kala itu kepala rabi Sephardim Israel, menyebut badai itu sebagai “hukuman Tuhan atas George W Bush, karena presiden Amerika Serikat tersebut mendukung penarikan pasukan Israel dari Jalur Gaza, Palestina.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:badai katrinalgbtyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Filipina akan Lelang Perhiasan Sitaan dari Marcos
Tulisan selanjutnya Bekas Pemimpin Junta Militer Jadi PM Thailand

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?