Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengusaha India Dibui Seumur Hidup Buat Surat Pembajakan Pesawat Palsu

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Juni 2019 11:24 11:24 am
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Juni 2019 11:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pengusaha India dijatuhi penjara seumur hidup setelah meletakkan surat pembajakan pesawat palsu di toilet pesawat Jet Airways jurusan Delhi-Mumbai.

Birju Salla mengatakan dengan tindakannya itu dia berharap maskapai penerbangan tersebut akan menutup operasionalnya di Delhi dan pacarnya –seorang pramugari Jet Airways– akhirnya mau pindah tinggal bersamanya di Mumbai.

Selain penjara, dia juga diwajibkan membayar denda 50 juta rupe (Rp10,2 miliar), lansir BBC Rabu (12/6/2019).

Salla merupakan orang pertama yang diadili berdasarkan undang-undang antipembajakan India yang baru. Undang-undang itu memberikan hukuman paling ringan penjara seumur hidup dan paling berat hukuman mati.

Pebisnis itu mengaku menulis dan mencetak surat berisi ancaman itu di kantornya di Mumbai sebelum terbang pada Oktober 2017.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam surat itu dia menulis bahwa 12 pembajak dan beberapa alat peledak berada di dalam pesawat, dan menuntut agar penerbangan tersebut dialihkan ke wilayah Kashmir yang diduduki Pakistan.

Salla ditangkap setelah pesawat itu mendarat darurat di Ahmedabad, 483 mil dari tujuan sebenarnya.

Ketika itu, Salla memiliki hubungan asmara di luar nikah dengan seorang pramugari Jet Airways asal Delhi.

Salla dikabarkan meminta wanita itu agar pindah ke Mumbai dan tinggal serumah dengannya. Namun, wanita tersebut menolak. Dengan memimbulkan masalah terhadap maskapai tempat kekasihnya bekerja, Salla berharap dia akan kehilangan pekerjaan dan akhirnya mau pindah tinggal bersamanya.

Seorang penyidik mengatakan kepada AFP bahwa meskipun Salla tidak melakukan pembajakan yang sebenarnya, menaruh surat berisi ancaman seperti itu dianggap sebagai upaya pembajakan berdasarkan UU antipembajakan yang baru diimplementasikan India.

Hakim memutuskan dari denda yang dijatuhkan kepada terpidana, masing-masing pilot pesawat yang bersangkutan anak menerima 100.000 rupe (Rp20,5 juta) sebagai kompensasi “tekanan batin” yang mereka rasakan akibat ancaman pembajakan itu. Setiap pramugari/ra yang bertugas juga akan diberikan kompensasi serupa sebesar 50.000 rupe. Sementara setiap penumpang mendapat 25.000 rupe.

Rohit Verma, pengacara Salla, mengatakan akan banding keputusan hakim tersebut.

Jet Airways, yang pernah menjadi maskapai penerbangan India terbesar kedua, menangguhkan semua penerbangan domestik dan internasional awal tahun ini setelah terus mengalami kesulitan keuangan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Indiapembajakan pesawat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Zionis-’’Israel’’ Berencana Menduduki Baitul Maqdis Timur
Tulisan selanjutnya Tiga Masjid Jerman Diserang, Salinan Al-Quran Dilempar ke Toilet

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?